Gubernur DKI: Sampah Kiriman di Pintu Air Manggarai 500 Ton Tak Mungkin Selesai 2 Jam

Kompas.com - 16/11/2018, 14:38 WIB
Petugas UPK Badan Air membersihkan tumpukan sampah di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (13/11/2018). Aneka jenis sampah itu terbawa aliran Sungai Ciliwung. Sampah-sampah itu diperkirakan akan terus ada saat debit air Ciliwung tinggi, terutama saat daerah Bogor dan sekitarnya diguyur hujan deras. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas UPK Badan Air membersihkan tumpukan sampah di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (13/11/2018). Aneka jenis sampah itu terbawa aliran Sungai Ciliwung. Sampah-sampah itu diperkirakan akan terus ada saat debit air Ciliwung tinggi, terutama saat daerah Bogor dan sekitarnya diguyur hujan deras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kiriman sampah dari hulu ke Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, mencapai 500 ton.

Oleh karena itu, wajar bila ada tumpukan sampah di sana.

Namun, Anies menyebut bukan berarti petugas Pemprov DKI tidak membersihkan sampah-sampah di Pintu Air Manggarai.

Baca juga: Ini Cara Angkut Sampah Kiriman yang Menumpuk di Pintu Air Manggarai

"Pasti (ada tumpukan sampah), tidak mungkin dengan volume sebanyak itu, bayangkan kalau datang sampah sampai 500 ton, tidak mungkin selesai (dibersihkan) dalam 2 jam," ujar Anies di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (16/11/2018).

Anies menyayangkan warganet hanya memotret kondisi Pintu Air Manggarai saat sampah menumpuk.

Hal itu seolah-olah menunjukkan Pemprov DKI tidak membersihkan sampah-sampah itu.

Baca juga: Antisipasi Air dari Bogor, Petugas Pintu Air Manggarai Ditambah

"Kalau mau, pagi difoto, sore difoto, terus lihat, dikerjain enggak hari ini. Tapi kalau difoto pagi, abis itu enggak ada gambar lagi (setelah dibersihkan), kesannya seperti tidak dikerjakan," kata dia.

Anies sendiri sudah mengecek kondisi Pintu Air Manggarai pada Rabu (14/11/2018) malam.

Menurut dia, saat itu kondisinya bersih.

Anies juga memastikan para petugas selalu membersihkan sampah-sampah di Pintu Air Manggarai.

Baca juga: 600 Kubik Sampah dari Hulu Menumpuk di Pintu Air Manggarai

"Saya lihat dan alhamdulillah bersih," ucap Anies.

Sebelumnya diberitakan, diperkirakan 600 kubik sampah menumpuk di Pintu Air Manggarai, Senin (12/11/2018).

Penumpukan sampah disebabkan hujan yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya pada Minggu (11/11/2018) sore.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen dan Ajakan Penyintas Covid-19 Mendonor

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen dan Ajakan Penyintas Covid-19 Mendonor

Megapolitan
TPU Srengseng Sawah Hampir Penuh, Tersisa Sekitar 60 Liang untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

TPU Srengseng Sawah Hampir Penuh, Tersisa Sekitar 60 Liang untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Benarkan Sanksi Denda Progresif Pelanggar Protokol Kesehatan Dihapus

Wagub DKI Benarkan Sanksi Denda Progresif Pelanggar Protokol Kesehatan Dihapus

Megapolitan
2 Kali Diperpanjang, Kelanjutan Operasi SAR Sriwijaya SJ 182 Diputuskan Kamis Sore

2 Kali Diperpanjang, Kelanjutan Operasi SAR Sriwijaya SJ 182 Diputuskan Kamis Sore

Megapolitan
Polisi Musnahkan 44 Kg Sabu yang Diduga dari Malaysia

Polisi Musnahkan 44 Kg Sabu yang Diduga dari Malaysia

Megapolitan
Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Pastikan Hoax hingga Dihapus Google

Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Pastikan Hoax hingga Dihapus Google

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Jabodetabek Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Jabodetabek Diguyur Hujan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Hoaks Tanda SOS di Pulau Laki | Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

[POPULER JABODETABEK] Hoaks Tanda SOS di Pulau Laki | Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

Megapolitan
4.501 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

4.501 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Megapolitan
Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X