Ada Pekerjaan Tambahan, Anggaran "Skybridge" Tanah Abang Membengkak

Kompas.com - 16/11/2018, 15:32 WIB
Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (19/10/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (19/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengakui, anggaran pembangunan jembatan multiguna atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat, membengkak.

Hal itu disebabkan beberapa fasilitas tambahan yang dikerjakan di sana. Yoory menyebut, pembengkakan dari anggaran semula Rp 35,8 miliar itu belum dihitung.

"(Pembengkakannya) belum dihitung, nunggu kami hitung," ujar Yoory di Gedung Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (16/11/2018).

Baca juga: Tunggu Skybridge Jadi, PKL Jalan Jatibaru Raya Terus Ditertibkan


Namun, menurut Yoory, pembengkakan anggaran itu tidak akan signifikan. Sarana Jaya akan mengefisiensi anggaran tersebut.

"Enggak banyaklah. Pasti kami juga kan mencari terobosan-terobosan supaya lebih efisien," kata dia.

Salah satu fasilitas tambahan yang dikerjakan di skybridge yakni pengadaan toilet. Pengadaan toilet itu merupakan permintaan PT Kereta Api Indonesia (KAI), mengingat warga yang bukan penumpang KRL tidak bisa menggunakan toilet di dalam Stasiun Tanah Abang.

"Supaya cepat pengadaan toiletnya, ada smart toilet yang dipakai transjakarta yang produksi PT Inka. Itu bisa kami pakai, kami taruh di atas skybridge," ucap Yoory.

Baca juga: Tak Ada Sengketa Aset Pemprov DKI-PT KAI pada Pembangunan Skybridge

Selain toilet, Yoory menyebut ada permintaan PT KAI untuk memindahkan beberapa lapak di skybridge agar tidak terlalu dekat dengan stasiun. Sebab, area itu harus steril untuk arus (flow) penumpang yang akan masuk Stasiun Tanah Abang.

"Mereka (KAI) kan minta begitu masuk ataupun keluar (stasiun), akses harus clear pokoknya, itu langsung kami bongkar kiosnya, ada enam kios, kami pindahin ke sisi utara-selatan, masih ada space di sana," tuturnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X