Bagikan Minyak Goreng di Jakut, Caleg Perindo Dituntut 1 Tahun Penjara

Kompas.com - 16/11/2018, 21:05 WIB
Jaksa Penuntut Umum mebacakan tuntutan kepada Terdakwa David Rahardja di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jumat (16/11/2018). Dokumentasi/ Bawaslu DKI JakartaJaksa Penuntut Umum mebacakan tuntutan kepada Terdakwa David Rahardja di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jumat (16/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon anggota DPRD DKI Jakarta asal Partai Perindo, David Rahardja, dituntut satu tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana pemilu.

"Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fedrik Adhar dan Erma Octora menuntut satu tahun penjara kepada caleg DPRD DKI Jakarta Partai Perindo David H Rahardja terjerat perkara dugaan tindak pidana pemilu," kata Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi kepada Kompas.com, Jumat (16/11/2018).

Puadi mengatakan, sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan nota pembelaan terdakwa.

Baca juga: Caleg Perindo yang Bagi-bagi Minyak Goreng Segera Disidang


"Hari ini, kan, agenda pembacaan tuntutan. Tinggal nanti semacam pledoi pembelaan dari terdakwa, baru setelah itu putusan dari hakim," ujar dia.

Adapun David dinilai telah melakukan politik uang dan melanggar Pasal 523 ayat (1) juncto Pasal 280 ayat (1) huruf j UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

David dianggap melakukan politik uang karena membagikan minyak goreng kepada warga saat berkampanye di Kelapa Gading dan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (23/9/2018).

Baca juga: Kasus Caleg Perindo Bagi-bagi Minyak Dilimpahkan ke Kejaksaan

Meskipun jadi terdakwa, David tidak didiskualifikasi dari pencalonan karena belum ada putusan berkekuatan hukum tetap.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X