Musim Hujan, Tumpukan Sampah DKI Diprediksi di 12 Titik Ini

Kompas.com - 18/11/2018, 13:42 WIB
Petugas UPK Badan Air membersihkan tumpukan sampah di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (13/11/2018). Aneka jenis sampah itu terbawa aliran Sungai Ciliwung. Sampah-sampah itu diperkirakan akan terus ada saat debit air Ciliwung tinggi, terutama saat daerah Bogor dan sekitarnya diguyur hujan deras. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas UPK Badan Air membersihkan tumpukan sampah di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (13/11/2018). Aneka jenis sampah itu terbawa aliran Sungai Ciliwung. Sampah-sampah itu diperkirakan akan terus ada saat debit air Ciliwung tinggi, terutama saat daerah Bogor dan sekitarnya diguyur hujan deras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memprediksi penumpukan sampah akan terjadi di 12 titik di lima wilayah kota pada musim hujan ini. Titik-titik itu berada di saluran air atau kali.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, pihaknya memprioritaskan penanganan sampah di 12 titik tersebut.

"Ini kawasan yang harus prioritas antisipasinya," ujar Isnawa melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Minggu (18/11/2018).

Baca juga: Gubernur DKI: Sampah Kiriman di Pintu Air Manggarai 500 Ton Tak Mungkin Selesai 2 Jam

Di Jakarta Pusat, penumpukan sampah diprakirakan terjadi di Pintu Air Manggarai dan Banjir Kanal Barat (BKB) Petamburan.

Di Jakarta Utara, ada empat lokasi yang diprediksi jadi titik penumpukan sampah, yakni Kali Cagak Penjaringan, Cakung Drain Cilincing, Pintu Air 8 Tanjung Priok, dan Kali Sentiong.

Sementara di Jakarta Barat, penumpukan sampah diprakirakan terjadi di BKB Seasons City dan Kali Sekretaris.

Kemudian di Jakarta Selatan, penumpukan sampah diprediksi terjadi di saringan TB Simatupang dan Kampung Melayu aliran Tebet.

Baca juga: Jenazah Bayi Ditemukan Mengambang di Pintu Air 10 Tangerang

Terakhir, di Jakarta Timur, lokasi yang diprediksi jadi tempat penumpukan sampah yakni Banjir Kanal Timur (BKT) dan Ciliwung Kampung Melayu.

Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan sampah, Dinas Lingkungan Hidup menyiagakan sejumlah alat berat.

Di Pintu Air Manggarai, misalnya. Dinas Lingkungan Hidup menyiagakan 8 truk sampah kecil dan 9 mobil pengangkut sampah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X