Hyundai Sonata Terbakar di Samping Pintu Tol Cijago, Depok

Kompas.com - 20/11/2018, 19:07 WIB
Mobil terbakar di samping Tol Cijago, Cimanggis, Depok, Selasa (20/11/2018). Kompas.com/Cynthia LovaMobil terbakar di samping Tol Cijago, Cimanggis, Depok, Selasa (20/11/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Mobil Hyundai Sonata hitam berpelat nomor B 1598 SEA terbakar di Jalan Gas Alam arah Pintu Tol Cijago Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (20/11/2018).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Gandara mengatakan, mobil diduga terbakar karena korsleting listrik.

Hal itu membuat bagian mesin mobil hangus terbakar.

Baca juga: Rumah hingga Mobil Terbakar, Kepala Dusun di Aceh Utara Kritis


Gandara mengatakan, tidak ada korban akibat peristiwa tersebut. 

"Tidak ada korban, semua selamat karena langsung keluar dari mobil saat melihat bagian depan mobilnya terbakar," ucap Gandara saat dihubungi, Selasa.

Gandara mengatakan, pihaknya menerima informasi mobil terbakar pada pukul 13.02.

Baca juga: Sebuah Mobil Terbakar di Kuningan

"Setelah dapat informasi, petugas UPT dari Cimanggis langsung meluncur pada pukul 13.05 memadamkan api," ujarnya. 

Sebanyak tujuh anggota pemadam kebakaran dan satu unit mobil pemadam kebakaran dari UPT Cimanggis dikerahkan untuk memadamkan api.

"Api dipadamkankan selama 1,5 jam dan api itu padam pada pukul 13.42 tadi," ujar dia. 

Gandara mengatakan, pihaknya masih menghitung jumlah kerugian akibat peristiwa tersebut. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Megapolitan
Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

Megapolitan
Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

Megapolitan
Bunuh Pupung dan Anaknya, Dua Eksekutor Suruhan Aulia Kesuma Hanya Dibayar Rp 2 juta

Bunuh Pupung dan Anaknya, Dua Eksekutor Suruhan Aulia Kesuma Hanya Dibayar Rp 2 juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X