Setelah Membunuh CIP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Kompas.com - 20/11/2018, 23:46 WIB
Kapolres Jaksel Kombes Pol Indra Jafar, di Lapangan Golf Pondok Indah, Senin (6/8/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI Kapolres Jaksel Kombes Pol Indra Jafar, di Lapangan Golf Pondok Indah, Senin (6/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com — Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, kedua pelaku yang membunuh CIP, yakni YAP dan R, berniat melarikan diri setelah membunuh CIP. Kedua pelaku tersebut ditangkap di wilayah Merangin, Jambi.

Namun, Indra belum mengetahui alasan YAP dan R menjadikan Jambi sebagai lokasi pelarian terakhir.

"Kan belum diinterogasi sampai sejauh ini. Tapi sudah ada niat melarikan diri," ujar Indra saat dihubungi wartawan, Selasa (20/11/2018).

Indra mengatakan, pihaknya saat ini masih mencari tahu motif pembunuhan serta alasan kedua pelaku melarikan diri ke Jambi.


Baca juga: Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Perempuan di Mampang Ditangkap di Jambi

 

Kedua pelaku diamankan setelah penyidik memeriksa rekaman kamera CCTV yang dipasang di dalam kos. Polisi melacak dan menemukan keberadaan kedua pelaku. Penyidik Polres Jakarta Selatan berkoordinasi dengan Polres Merangin untuk menangkap kedua pelaku.

"Ditambah dengan adanya CCTV sehingga pelaku ditangkap di wilayah hukum Polres Merangin. Mereka (Polres Merangin) mengamankan dan kami coba mengambil pelaku untuk dibawa ke Jakarta," ujar Indra.

Sebelumnya, jenazah perempuan ditemukan di salah satu kamar kos yang berada di Mampang Prapatan 8, Jakarta Selatan, Selasa siang.

Baca juga: Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang Ditemukan di Dalam Lemari

Kapolsek Mampang Komisaris Triharijadi mengatakan, korban diduga tewas dibunuh. Pasalnya, CIP ditemukan di dalam lemari dengan luka bekas pukulan benda tumpul di kepala.

Dua terduga pelaku YAP dan R diamankan di daerah Merangin oleh Polres Merangin, Jambi, Selasa sore.

Penyidik Polres Jakarta Selatan segera membawa kedua terduga pelaku ke Jakarta untuk dimintai keterangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X