Depok Juga Jadi Tempat Percobaan Peluncuran Kartu Nikah

Kompas.com - 21/11/2018, 19:46 WIB
Sepasang pengantin menunjukkan buku nikahnya usai mengikuti nikah massal di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2017). Nikah massal yang diadakan oleh pemerintah DKI Jakarta ini diikuti sebanyak 437 pasangan pengantin dari berbagai usia.
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Sepasang pengantin menunjukkan buku nikahnya usai mengikuti nikah massal di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2017). Nikah massal yang diadakan oleh pemerintah DKI Jakarta ini diikuti sebanyak 437 pasangan pengantin dari berbagai usia.

DEPOK, KOMPAS.com - Tidak hanya Bekasi, Kota Depok pun ditunjuk menjadi tempat percobaan peluncuran kartu nikah.

Hal itu dipastikan oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, H. Asnawi. Meski begitu, Asnawi mengakui hingga saat ini pihaknya belum ada pemberitahuan lebih lanjut untuk detail realisasinya.

"Pada intinya, tim masih menunggu hingga saatnya nanti aplikasi difungsikan dan secara teknis tentu akan tersambung. Kota Depok dan Bekasi ini memang menjadi percontohan untuk kartu nikah," ucap Asnawi saat dihubungi, Rabu (21/11/2018).

Baca juga: Data Terkoneksi, Kemenag Jombang Siap Terbitkan Kartu Nikah

Ia mengatakan, pihaknya telah siap, khususnya dalam pembuatan dan penyebaran kartu nikah sebagai pengganti buku nikah.

Perangkat seperti printer khusus guna mencetak kartu nikah pun telah diterima oleh pihaknya.

"Ini tinggal pengaktifan aplikasinya saja, karena nanti aplikasi tersebut akan tersambung dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah). Untuk perangkat pencetakannya, semua sudah kami siapkan," kata Asnawi.

Baca juga: Fahri Hamzah Anggap Program Kartu Nikah Boros Anggaran

Saat ditanya mengenai fungsi kartu nikah tersebut, Asnawi menerangkan itu sebagai program yang merupakan ide Kementerian Agama dan dilakukan untuk keamanan dari buku nikah.

"Ya jadi, kalau buku nikah itu kan bisa dipalsukan, nah kartu nikah tidak bisa karena terhubung langsung dengan komputerisasi," tutur Asmawi.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, kartu nikah tersebut dibuat agar dokumen administrasi pernikahan bisa lebih simpel disimpan dibanding buku nikah yang terkesan tebal.

Baca juga: Biaya Cetak Kartu Nikah Diminta Jangan Dibebankan ke Masyarakat

"Kami ingin lebih simpel seperti KTP atau ATM yang lain, jadi itu bisa dimasukkan ke dalam saku bisa disimpan di dalam dompet," kata Lukman.

Kementerian Agama menargetkan satu juta kartu nikah bisa disebarkan untuk pasangan yang baru menikah pada tahun 2018. Untuk pasangan yang sudah menikah, suplai untuk kartu nikah dilakukan bertahap.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Megapolitan
Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Megapolitan
Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Megapolitan
Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Megapolitan
Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Megapolitan
Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Megapolitan
Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Anjing yang Tercebur ke Sumur di Ciracas

Petugas Damkar Evakuasi Anjing yang Tercebur ke Sumur di Ciracas

Megapolitan
Hidup Baru Korban Kebakaran Cipinang di Rusun Jatinegara Kaum

Hidup Baru Korban Kebakaran Cipinang di Rusun Jatinegara Kaum

Megapolitan
Penjelasan Singkat Wali Kota Tangerang soal Perselisihannya dengan Menkumham

Penjelasan Singkat Wali Kota Tangerang soal Perselisihannya dengan Menkumham

Megapolitan
Pengamat: Pemasangan Lagu di Lampu Merah Depok Tidak Punya Target dan Tujuan Jelas

Pengamat: Pemasangan Lagu di Lampu Merah Depok Tidak Punya Target dan Tujuan Jelas

Megapolitan
Pengamat: Tanpa Wagub, Anies Pincang Jalankan Pemerintahan DKI

Pengamat: Tanpa Wagub, Anies Pincang Jalankan Pemerintahan DKI

Megapolitan
Close Ads X