Kompas.com - 23/11/2018, 16:14 WIB
Polres Jakarta Selatan menggelar proses rekonstruksi kasus pembunuhan CIP, perempuan yang ditemukan tewas dalam lemari di kamar indekosnya, Jumat (23/11/2018).  Proses rekonstruksi digelar di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Mampang Prapatan VIII, Jakarta Selatan. KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAPolres Jakarta Selatan menggelar proses rekonstruksi kasus pembunuhan CIP, perempuan yang ditemukan tewas dalam lemari di kamar indekosnya, Jumat (23/11/2018). Proses rekonstruksi digelar di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Mampang Prapatan VIII, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil pemeriksaan polisi menyebutkan bahwa tersangka YAP (24) membunuh CIP di kamar kos korban di Mampang Prapatan VIII, Jakarta Selatan, pada Minggu (18/11/2018) dengan menggunakan palu.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, palu tersebut telah ada di kamar kos korban. Korban dan tersangka biasanya menggunakan palu itu untuk memperbaiki benda-benda yang rusak.

"Memang palu sudah berada di situ (kamar korban). Biasa digunakan untuk pasang sesuatu di tembok atau perbaiki apa gitu," kata Indra di Mampang Prapatan VIII, Jumat (23/11/2018).

Baca juga: Polisi: NR Sarankan YAP Simpan Jenazah CIP Dalam Lemari

Selain menganiaya korban dengan palu, tersangka juga menjerat leher korban menggunakan tali sweater.

"Malam itu (palu) digunakan untuk menganiaya korban sampai bersimbah darah akibat dipukul. Kemudian korban meninggal dunia. Kami juga menemukan jeratan leher dengan menggunakan tali sweater," kata Indra.

Aparat kepolisian menemukan barang bukti palu di bawah kamar tidur korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jenazah CIP ditemukan tewas pertama kali dalam lemari di kamar kosnya di Mampang Prapatan 8, Jakarta Selatan, pada Selasa lalu. CIP dibunuh oleh YAP dan NR (17). Keduanya merupakan pasangan kekasih. NR merupakan teman kerja CIP di sebuah tempat karaoke.

Kedua tersangka ditangkap di daerah Merangin, Jambi, saat hendak melarikan diri ke Padang. Penangkapan dilakukan setelah polisi dari Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan jajaran Polres Merangin.

Baca juga: Pengakuan Pembunuh CIP di Kamar Kos di Mampang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

Megapolitan
Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Megapolitan
Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Megapolitan
Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Megapolitan
Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Megapolitan
Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Megapolitan
Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Megapolitan
Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Megapolitan
Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Megapolitan
Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.