DKI Mulai Lakukan Studi untuk Integrasi MRT dan Transjakarta

Kompas.com - 23/11/2018, 19:23 WIB
Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur PT Transjakarta Agung Wicaksono di Kantor PT Transjakarta, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARDirektur PT MRT Jakarta William Sabandar, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur PT Transjakarta Agung Wicaksono di Kantor PT Transjakarta, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transjakarta dan PT MRT Jakarta memulai studi terkait integrasi jangkauan layanan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan studi ini setidaknya meliputi tiga aspek.

"Satu integrasi aspek rute, yang kedua integrasi aspek tiketnya, dan yang ketiga adalah aspek pengelolaannya," kata Anies usai penandatanganan nota kesepahaman di kantor PT Transjakarta, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018) petang.

Menurut Anies studi tak hanya terbatas soal transjakarta maupun mass rapid transit (MRT). Moda transportasi lain seperti KRL, angkot, bus sedang, hingga LRT juga akan masuk dalam studi.

Baca juga: PT KCI: Pembaruan E-Ticketing Akan Memudahkan Integrasi Transportasi


Dengan integrasi berbagai moda transportasi itu, diharapkan warga Jabodetabek mau menggunakan angkutan umum karena jangkauannya diperluas.

"Arahnya adalah penduduk Jakarta dalam jangkauan 500 meter tempat dia tinggal atau bekerja bisa mendapatkan kendaraan umum, itu arahannya," kata Anies.

Selain soal rute, Anies juga memastikan cara pembayaran moda transportasi akan terintegrasi. Rencananya, pertiketan akan dikelola bersama.

"Nanti yang jadi jangkarnya adalah MRT. Untuk pengelolaan electronic fare collection (EFC). Supaya nanti penggunaannya bisa betul-betul terintegrasi. Sekarang lagi diproses di tim," ujar dia.

Studi itu dibiayai PT MRT Jakarta dan PT Transjakarta. Rencananya studi akan mulai dipaparkan pada Januari 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X