Ini 5 Spot Budaya di Sepanjang Trotoar Sudirman-Thamrin

Kompas.com - 23/11/2018, 23:23 WIB
Pertunjukan musik di trotoar sudirman, Rabu (29/8/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI Pertunjukan musik di trotoar sudirman, Rabu (29/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Seksi Perencanaan Prasarana Jalan dan Utilitas Dinas Bina Marga DKI Jakarta Riri Asnita mengatakan, pemerintah menyediakan lima spot budaya sepanjang trotoar Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Spot budaya dimulai dari trotoar Gedung Panin Bank hingga Hotel Indonesia.

"Ini (spot budaya) ada di Panin, fX, nanti ada lagi di (depan Universitas) Atmajaya, Dukuh Atas, dan (trotoar depan) HI," kata Riri, di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2018).

Baca juga: Warga Lesehan Menikmati Pertunjukan Musik di Trotoar Sudirman

Ada panggung yang tersedia di titik itu. Namun, ada pula yang berbentuk pelataran tanpa panggung.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta akan mengatur seniman yang dapat beraksi di sana. 

"Tidak hanya band, mungkin nanti ada (pertunjukan seniman) saxophone, orang berpuisi atau apa. Pokoknya menjadi area yang kita hidupkan area Sudirman-Thamrin," ujar dia. 

Baca juga: Ini Kata Jokowi Setelah Jalan Kaki di Trotoar Sudirman-Thamrin

Pihaknya berharap spot budaya dapat menarik minat pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi publik.

Ia ingin trotoar di Jakarta menjadi lebih hidup dengan kehadiran para seniman.

"Katanya begini, trotoar itu jangan garing. Trotoar itu bisa menyenangkan dan bisa saling menjalin silatrahim. Dengan jalan (kaki) begini bisa kenal dan atau kesenggol kenal, tidak lalu begitu saja, tetapi kami hidupkan juga kekeluargaan di area trotoar," kata Riri.  



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Megapolitan
Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Megapolitan
Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Megapolitan
BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

Megapolitan
Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Megapolitan
BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

Megapolitan
Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Megapolitan
Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Megapolitan
Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Megapolitan
Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Megapolitan
Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X