Olah Air Limbah, Masjid Istiqlal Bisa Hemat Rp 2 Miliar untuk Air Bersih

Kompas.com - 25/11/2018, 15:05 WIB
Pemandangan halaman Masjid Istiqlal di Jakarta, Selasa (18/4/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusPemandangan halaman Masjid Istiqlal di Jakarta, Selasa (18/4/2017)

JAKARTA,KOMPAS.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Karliansyah, mengatakan pihaknya membangun pengolahan air limbah menjadi air bersih di Masjid Istiqal, Jakarta Pusat.

Pengerjaan pembangunan pengolahan air dilakukan sejak awal 2018 dan ditargetkan selesai Desember nanti.

"Informasi yang kami terima, (Masjid) Istiqlal itu harus mengeluarkan Rp 2 miliar setiap tahun untuk air bersih. Artinya kalau sudah jadi air bersih, Rp 2 miliar enggak perlu lagi," kata Karliansyah di Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (25/11/2018).

Baca juga: Anies: 12 Tahun, DKI Tak Pernah Tambah Pipa Air Bersih

Dalam proyek tersebut, Kementrian LHK menggelontorkan dana sebesar Rp 7 miliar. Adapun rinciannya yaitu pembangunan IPAL (instalasi pengolahan air limbah) sebesar Rp 4 miliar dan pembuatan kanal sebesr Rp 3 miliar.

Selain itu, proyek tersebut juga melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pengadaan ruang, desain, penerangan dan lainnya.

Karliansyah mengatakan, Masjid Istiqlal dipilih sebagai lokasi pengolahan dan pendistribusian air hasil olahan limbah karena menjadi ikon Jakarta. Menurutnya, Masjid Istiqlal kerap menjadi lokasi berkunjung para tamu negara baik dari negara muslim dan non muslim.

Adapun pengolahan air menggunakan hasil air limbah para penghuni Masjid Istiqlal, buangan air wudhu dan toilet. Pengolahan yang dilakukan dengan cara instalasi limbah, pengendapan, dan dilakukan pengecekan di laboraturium agar memenuhi standar peraturan kementrian kesehatan.

"Kalau kita buang ke sungai jadi kotor lagi, bercampur dengan air kotor. Oleh karena itu kita bangun kanal-kanal hasil air limbah jadi air bersih," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Megapolitan
Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Megapolitan
Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Megapolitan
Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Megapolitan
Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Megapolitan
Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Megapolitan
Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Megapolitan
240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Megapolitan
Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

Megapolitan
PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X