Tahun 2019, Pemkot Tangerang Bangun Stadion dan Pusat Olahraga

Kompas.com - 25/11/2018, 21:21 WIB
Walikota Tangerang Arier R Wismansyah (kiri) beserta istri menunjukkan surat suara sesaat sebelum melakukan pencoblosan pada Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Tangerang di TPS 7 Karawaci, Tangerang, Banten, Rabu (27/6). Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Tangerang hanya diikuti calon tunggal yakni pasangan Arief R Wismansyah dan Sachrudin, selain di Kota Tangerang calon tunggal juga terjadi di Kabupaten Tangerang dan Lebak yang kesemua ada di Provinsi Banten. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama/18 ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALWalikota Tangerang Arier R Wismansyah (kiri) beserta istri menunjukkan surat suara sesaat sebelum melakukan pencoblosan pada Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Tangerang di TPS 7 Karawaci, Tangerang, Banten, Rabu (27/6). Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Tangerang hanya diikuti calon tunggal yakni pasangan Arief R Wismansyah dan Sachrudin, selain di Kota Tangerang calon tunggal juga terjadi di Kabupaten Tangerang dan Lebak yang kesemua ada di Provinsi Banten. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama/18

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang akan membangun stadion sepak bola serta pusat olahraga di beberapa daerah di Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, stadion akan dibangun di Kelurahan Selapajang. Sementara di Kecamatan Cipondoh, Pinang, dan Tangerang akan dibangun khusus fasilitas olahraga seperti lapangan bulu tangkis, bola basket, dan beberapa fasilitas olahraga lainnya.

"Jadi ingin bangun stadion dan beberapa venue ada basket, badminton. Jadi nanti tersebar ada di Kecamatan Tangerang di daerah Modern Land, Cipondoh, dan di Pinang," kata Arief saat dihubungi Kompas.com, Minggu (25/11/2018).

Baca juga: Arief-Sachrudin Ditetapkan Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Terpilih

Arief mengatakan, pembangunan ditargetkan dimulai pada 2019 dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Tangerang. Menurut Arief, seluruh biaya masih ditunggu. Stadion dan fasilitas pusat olahraga itu dibangun dengan standar regional.

"Mudah-mudahan ada rejekinya. Konsepnya kami lagi hitung berapa kebutuhan anggaran. Kami skalanya regional saja, jadi ya mudah-mudahan memadailah," ujar Arief.

"Jadi sekarang program pembangunan ke depan kami efisienkan supaya APBD menyentuh kebutuhan masyarakat," kata Arief.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X