Anies Beri Nama Pulau Reklamasi Jadi Pantai Kita, Pantai Maju, dan Pantai Bersama

Kompas.com - 26/11/2018, 19:22 WIB
Penampakan Pulau C dan D dari atas udara, Jumat (19/10/2018). Pulau C dan D adalah bagian dari 17 pulau proyek reklamasi yang tadinya sempat akan dibangun di Teluk Jakarta.Kompas.com/Alsadad Rudi Penampakan Pulau C dan D dari atas udara, Jumat (19/10/2018). Pulau C dan D adalah bagian dari 17 pulau proyek reklamasi yang tadinya sempat akan dibangun di Teluk Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi nama pulau hasil reklamasi di pantai utara Jakarta menjadi Pantai Kita, Pantai Maju, dan Pantai Bersama.

Sebelumnya, ketiga pulau ini disebut Pulau C, Pulau D, dan Pulau G.

"Sesuai semangat kita bahwa Jakarta untuk kita maju bersama," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/11/2018).

Menurut Anies, ketiga tanah reklamasi itu tidak tepat disebut sebagai pulau lantaran masih masuk dalam kawasan Pulau Jawa.


Baca juga: Langkah Gubernur DKI Kuasai Pulau Reklamasi...

Ia menyampaikan, seharusnya kawasan itu disebut sebagai pantai. "Jadi bukan pulau baru, yang tepat disebut sebagai kawasan pantai," kata Anies.

Menurut dia, pemberian nama baru ini segera dilakukan lantaran ia sudah memberi tugas PT Jakarta Propertindo untuk mengelolanya.

Penamaan ini diundangkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 1744 Tahun 2018.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi tugas kepada PT Jakpro untuk mengelola tiga pulau reklamasi di Pantai Utara Jakarta yang terlanjur dibangun.

Penugasan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 120 Tahun 2018 yang baru disahkan pada 16 November 2018.

Baca juga: Rusun, Pasar, hingga Dermaga Akan Dibangun di Pulau Reklamasi

Berdasarkan isi pergub, Anies memberi tugas kepada Jakpro untuk mengelola tanah hasil reklamasi Pantai Utara Jakarta selama sepuluh tahun.

Tanah yang dimaksud adalah lahan kontribusi yang ada di setiap dari tiga pulau itu.

Lahan kontribusi meliputi perencanaan, pembangunan, dan pengembangan prasarana untuk kepentingan publik alias fasum dan fasos.



Terkini Lainnya


Close Ads X