Setujui PMD Rp 400 Miliar, DPRD DKI Akan Awasi Jakpro Bangun Stadion BMW

Kompas.com - 26/11/2018, 22:02 WIB
Pohon-pohon yang dipindahkan dari kawasan Sudirman-Thamrin sudsh ditanam kembali di Taman BMW, Jakarta Utara, Jumat (9/3/2018) KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan DPohon-pohon yang dipindahkan dari kawasan Sudirman-Thamrin sudsh ditanam kembali di Taman BMW, Jakarta Utara, Jumat (9/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - DPRD DKI Jakarta akhirnya menyetujui anggaran penyertaan modal daerah (PMD) Rp 400 miliar yang diajukan BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2019 untuk membangun stadion di Taman BMW, Jakarta Utara.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan akan mengawasi pembangunan kandang Persija Jakarta itu. Prasetio sempat menolak Stadion BMW dibangun Jakpro mengingat BUMD itu pernah bermasalah mengelola PMD.

"Anggaran sudah disepakati Rp 400 miliar. Saya akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal," kata Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018).

Baca juga: Lahan Taman BMW Luas Sekali, Sayang kalau Hanya Dipakai untuk Stadion


Prasetio menyampaikan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI menyetujui PMD itu dalam rangka memberikan kesempatan kepada Jakpro untuk mengerjakan proyek penugasan dari Pemprov DKI Jakarta.

"Setelah melalui pertimbangan dan pembahasan di Banggar, DPRD memberikan kesempatan kepada Jakpro untuk membangun Stadion BMW," kata Prasetio.

Dalam rapat Banggar, Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto menjelaskan, pembangunan stadion BMW membutuhkan dana sekitar Rp 4,5 triliun. Stadion itu akan dibangun selama tiga tahun, mulai dari 2019 hingga 2021.

Pada 2019, Jakpro akan merancang ulang desain atau detail engineering design (DED) mengingat stadion BMW akan diintegrasikan dengan pengembangan kawasan di sekitarnya. Rancangan DED itu membutuhkan dana Rp 400 miliar.

Baca juga: Estimasi Anggaran Pembangunan Stadion Taman BMW Capai Rp 4,7 Triliun

"Perubahan desain ini butuh biaya sebelum mulai proses tender. Integrasi desain kita akan coba gunakan untuk mengoptimalkan fungsi stadion, tidak hanya khusus untuk sepak bola, tapi juga untuk fungsi yang lain. Biaya pertama untuk 2019 kira-kira kita alokasikan Rp 400 miliar," ujar Dwi.

Anggota Banggar DPRD DKI kemudian sepakat untuk memberikan PMD sesuai permintaan Jakpro.

Prasetio sebelumnya menolak rencana Pemprov DKI menugaskan Jakpro membangun stadion BMW. Sebab, Jakpro pernah memiliki masalah dalam mengelola PMD dari Pemprov DKI. Prasetio meminta pembangunan stadion BMW dialihkan ke Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X