Ada Perbaikan Jalan Gas Alam, Lalu Lintas Macet

Kompas.com - 26/11/2018, 22:35 WIB
Jalan: Cynthia LovaJalan:
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Jalan Gas Alam yang rusak parah mulai diperbaiki. Perbaikan jalan tersebut memicu kemacetan di kawasan Jalan Gas Alam Timur atau yang mengarah ke Jalan Raya Bogor.

Berdasarkan pantaun Kompas.com pada Senin (26/11/2018) pukul 20.30 WIB, ruas Jalan Gas Alam menuju Jalan Raya Bogor, dan sebaliknya dari Gas Alam menuju Sukatani dipadati kendaraan.

Semua pengendara motor dari arah Sukatani ke Jalan Raya Bogor diarahkan melewati Gas Alam Timur.

“Kalau mau ke Jalan Raya Bogor, lewat ke Gas Alam Timur saja, sama saja itu, enggak apa-apa puter arah, jalanan ditutup ada pengecoran,” ucap Yopie, petugas Dinas Perhubungan Depok yang ada di lokasi.

Baca juga: Jalan Raya Gas Alam yang Rusak Berat Akan Diperbaiki Besok

Yopie mengatakan, karena ada perbaikan, Jalan Gas Alam ditutup hingga sebulan ke depan. Penutupan dimulai dari perempatan Karet (ke arah Jalan Raya Bogor) sampai depan Nasi Goreng Darto Kumis.

Sehabis hujan besar, terlihat genangan di jalan tersebut. Genangan setinggi 10 sentimeter sampai 20 sentimeter ini membuat laju kendaraan melambat.

“Tumben macet ini jalan, biasanya kalau malam mah sepi mba. Ini sudah dari pukul 17.00 WIB enggak seperti biasanya sepi, “ ucap Joko, pengendara motor di Jalan Gas Alam, Senin. 

Sebagai alternatif, pengendara diarahkan ke Jalan Gas Alam Timur.

Jalan tersebut dibagi menjadi dua ruas untuk dua arah berbeda.

Biasanya, jalan tersebut hanya dilalui pengendara dari Jalan Raya Bogor yang hendak ke Sukatani.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan APBD DKI 54,6 Persen, Anies Bilang Itu Masih Sesuai Target

Serapan APBD DKI 54,6 Persen, Anies Bilang Itu Masih Sesuai Target

Megapolitan
Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Megapolitan
4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

Megapolitan
Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Megapolitan
Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Megapolitan
Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Megapolitan
Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Megapolitan
Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Megapolitan
Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Megapolitan
Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Megapolitan
2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

Megapolitan
Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Megapolitan
2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

Megapolitan
Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X