Kompas.com - 26/11/2018, 23:56 WIB
Kondisi Jalan KH Noer Ali, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (11/11/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVIKondisi Jalan KH Noer Ali, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (11/11/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan, pelebaran gorong-gorong Kali Buaran dapat menjadi solusi mengatasi genangan yang kerap terjadi di kolong Tol JORR, Jalan KH Noer Ali, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Arief mengatakan, pembangunan gorong-gorong Kali Buaran tersebut masuk dalam tahap perencanaan.

"Pelebaran gorong-gorong Kali Buaran bisa jadi solusi, karena selama ini drainase yang ada pada jalan itu tersumbat karena ada pengerjaan proyek Tol Becakayu, pembangunanya sedang dalam perencanaan," kata Arief di Bekasi, Senin (26/11/2018).

Baca juga: Larangan Truk Bertonase Lebih dari 8 Ton Melintas di Jalan KH Noer Ali Masih Tahap Sosialisasi

Adapun proyek pembangunan gorong-gorong kali Buaran dibangun untuk mengantisipasi banjir di perbatasan antara wilayah Bekasi Barat dan DKI Jakarta.

Anggaran yang butuhkan untuk membangun gorong-gorong itu yakni Rp 16 miliar. Nilai anggaran itu pun diajukan Pemkot Bekasi kepada Pemprov DKI Jakarta sebagai dana kemitraan.

Pemprov DKI sudah menyetujui pemberian dana itu kepada Pemkot Bekasi untuk pembangunan gorong-gorong di Tol Kali Buaran. Alokasi anggaran itu kini dibahas bersama DPRD DKI Jakarta.

Menurut Arief, penyebab genangan di kolong Tol JORR ketika turun hujan yakni saluran air di sana yang mampet karena sampah menumpuk.

"Jalannya kan di situ menurun, hujan turun, air ngalir turun ke saluran. Nah saluran yang harusnya mengaliri air ke Kali Buaran-Cakung itu tersumbat," ujar Arief.

Baca juga: Hujan Deras, Kolong Tol JORR Jalan KH Noer Ali Bekasi Tergenang Air

Pihak DBMSDA akan memperbaiki saluran yang penuh sampah tersebut sekaligus melakukan pelebaran pada gorong-gorong Kali Buaran agar bisa mengalirkan air yang lebih banyak.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengguyur Bekasi mengakibatkan genangan setinggi lutut orang dewasa di kolong Tol JORR tersebut, Senin.

Pengendara motor pun banyak yang mogok karena nekat menerobos genangan. Arus lalu lintas padat merayap dari arah Jakarta menuju Bekasi.

Menurut Arief, pihaknya menerjunkan tim yang langsung menangani genangan itu dengan pompa air.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Megapolitan
Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Megapolitan
Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Megapolitan
Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Megapolitan
Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Megapolitan
Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Megapolitan
Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Megapolitan
Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.