Kali Sentiong Akan Ditanami Eceng Gondok

Kompas.com - 27/11/2018, 15:13 WIB
Kondisi Kali Sentiong atau Kali Item di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (27/11/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Kondisi Kali Sentiong atau Kali Item di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (27/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administratif Jakarta Utara berencana untuk memanfaatkan eceng gondok guna menaturalisasi atau memperbaiki kualitas air di sungai yang berada di wilayah itu.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, pemasangan eceng gondok di aliran sungai akan dimulai di Kali Sentiong yang biasa disebut Kali Item.

"Tadi sih mau coba di Kali Sentiong yang dibilang Kali Item, jadi kalau akar-akarnya menyedot racun-racun yang berbahaya di air, daunnya juga kan bagus buat pemandangan," kata Ali di Waduk Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Selasa (27/11/2018).

Baca juga: 2 Bulan Pemasangan Alat Nano Bubble, Kadar Oksigem Kali Item Meningkat


Menurut Ali, eceng gondok yang ditanam pemerintah hanya sebatas bibitnya. Bibit eceng gondok akan ditempatkan dalam sebuah wadah supaya tanaman itu tidak tumbuh liar.

Ia mengatakan, tanaman itu akan ditempatkan di sejumlah titik guna mengetahui kualitas air sebelum dan sesudah melalui eceng gondok.

"Yang pasti di titiknya itu ada semacam kotak mengapung dari kubus apung di beberapa spot, seperti pot air," ujar Ali.

Ali menjelaskan, eceng gondok mempunyai kemampuan menyerap kotoran-kotoran dalam air seperti racun serta berpengaruh positif bagi ekosistem. Bila kualitas air terbukti membaik dengan adanya eceng gondok, Ali tidak menutup kemungkinan konsep yang sama akan diterapkan di sungai-sungai lainnya.

Kotornya Kali Sentiong menjadi sorotan sehingga Pemprov DKI Jakarta memutuskan memasang kain waring di atas aliran kali itu. Kali tersebut dikeluhkan bau dan kotor.



Terkini Lainnya

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Megapolitan
Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Megapolitan
Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Megapolitan
Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Megapolitan
Anggota Brimob yang Viral Saat 'Video Call' Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Anggota Brimob yang Viral Saat "Video Call" Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Megapolitan
Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Megapolitan
Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Megapolitan
Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Megapolitan
Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Megapolitan
Foto 'Video Call' Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Foto "Video Call" Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Megapolitan
Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Megapolitan
Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Megapolitan
Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Megapolitan
Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Megapolitan

Close Ads X