10 Ton Sampah Diangkat dari Pulau Pari

Kompas.com - 28/11/2018, 08:23 WIB
Anggota Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu membersihkan minyak dari pantai Pulau Pari, Minggu (8/4/2018). Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Anggota Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu membersihkan minyak dari pantai Pulau Pari, Minggu (8/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 10 meter kubik sampah atau setara dengan 10 ton memenuhi pantai Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Selasa (27/11/2018). Gumpalan sampah itu didominasi oleh plastik dan kayu.

" Sampah numpuk jam 14.00, tapi 16.30 itu sudah bersih," ujar Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Yusen Hardiman saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa petang.

Baca juga: Sampah di Situ Pedongkelan Bertebaran di Permukaan

Yusen mengatakan, 10 ton sampah itu merupakan kiriman dari sungai-sungai di Jakarta. Sampah itu terbawa arus laut dan terdampar di Kepulauan Seribu, salah satunya Pulau Pari yang terdekat dengan Jakarta.

Pemandangan sampah terdampar itu, kata Yusen, merupakan hal yang wajar setiap musim hujan datang di Jakarta. Komposisi sampah kiriman itu pun tak berubah, yakni terdiri dari 80 persen sampah plastik dan kayu.

"Bahkan eceng gondok juga ikut ada," ujar Yusen.

Baca juga: Sampah Kiriman Kotori Perairan Kepulauan Seribu

Ia menambahkan, dalam sehari di saat musim hujan, volume sampah yang terdampar di Kepulauan Seribu biasanya mencapai 40 ton.

Rinciannya, 17 ton dari sampah domestik, 1,6 ton dari wisatawan, dan kiriman dari Jakarta sebanyak 21 ton.

Untuk membersihkan sampah tersebut, Yusen mengerahkan 13 kapal pengangkut sampah berkapasitas jumbo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Megapolitan
Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Megapolitan
Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Megapolitan
KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Megapolitan
Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Megapolitan
Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Megapolitan
Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Megapolitan
Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

Megapolitan
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

Megapolitan
Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Blok Makam Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Penuh, Pemprov DKI Terus Siapkan Lahan Baru

Blok Makam Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Penuh, Pemprov DKI Terus Siapkan Lahan Baru

Megapolitan
Polisi Periksa Kejiwaan Perempuan yang Berbuat Mesum di Halte Senen

Polisi Periksa Kejiwaan Perempuan yang Berbuat Mesum di Halte Senen

Megapolitan
Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan di Duri Kosambi, Diduga Berawal dari Tawuran

Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan di Duri Kosambi, Diduga Berawal dari Tawuran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X