Pengemudi Bajaj Keluhkan Kelangkaan BBG, Jakpro Sebut Ada Kerusakan di SPBG Pluit

Kompas.com - 29/11/2018, 11:57 WIB
Seorang sopir bajaj sedang mencuci bajajnya sambil menunggu antrian mengisi bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) bergerak milik PT Perusahaan Gas Negara di area Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSeorang sopir bajaj sedang mencuci bajajnya sambil menunggu antrian mengisi bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) bergerak milik PT Perusahaan Gas Negara di area Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jakarta Propertindo melalui anak usahanya PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) mengakui adanya kerusakan di stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) Pluit, Jakarta Utara.

Senior Vice President Bisnis Unit Oil & Gas PT JUP Eko Prasetyo memastikan kerusakan ini tidak sampai membuat bahan bakar gas (BBG) tidak bisa diakses.

"Jakprogas tidak ada kesulitan perihal pasokan, tetapi terkendala teknis pada 1 satu MRU (Mobile Refueling Unit) di lokasi Pluit yang mengalami kerusakan part," kata Eko melalui keterangan tertulis, Kamis (29/11/2018).

Baca juga: Pengemudi Bajaj Keluhkan Susahnya Dapat BBG

Eko memastikan kerusakan ini telah ditangani dan part baru tengah dikirim dari Eropa.

“Diperkirakan pekan depan MRU Pluit sudah normal kembali," ujarnya. 

Pihaknya siap melayani pengisian BBG untuk SPBG lain yang dikelola PT JUP.

SPBG yang dimaksud adalah SPBG Perintis Kemerdekaan, SPBG Hek Kramat Jati, SPBG Kampung Rambutan, SPBG Mampang, dan SPBG Ancol.

Baca juga: Kesulitan Beli Gas, Pengemudi Bajaj Akan Demo Gubernur DKI

“Pasokan BBG kami dalam kondisi aman dan beroperasi sebagaimana biasanya,” kata Eko.

Sebelumnya, pengemudi bajaj mengeluhkan kelangkaan BBG. Sejumlah SPBG tidak melayani pembelian BBG.

Akibatnya, antrean membludak di SPBG yang masih beroperasi. Untuk mengisi BBG, pengemudi bajaj harus mengantre antara empat hingga tujuh jam.

Para pengemudi berencana menggelar aksi di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (30/11/2018).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Dampak Siklon Tropis 94W yang Bisa Muncul di Jakarta

Sederet Dampak Siklon Tropis 94W yang Bisa Muncul di Jakarta

Megapolitan
2 Remaja Ditangkap Bawa Celurit di Pondok Gede, Diduga Ingin Tawuran

2 Remaja Ditangkap Bawa Celurit di Pondok Gede, Diduga Ingin Tawuran

Megapolitan
Setahun Lagi Lengser, Anies Fokus Tuntaskan Program Kerjanya Tahun Depan

Setahun Lagi Lengser, Anies Fokus Tuntaskan Program Kerjanya Tahun Depan

Megapolitan
Banjir di Cipinang Melayu Surut Dini Hari, Aktivitas Warga Kembali Normal

Banjir di Cipinang Melayu Surut Dini Hari, Aktivitas Warga Kembali Normal

Megapolitan
Protes Dugaan Korupsi Damkar Depok, Sandi Dipanggil Kemendagri untuk Klarifikasi

Protes Dugaan Korupsi Damkar Depok, Sandi Dipanggil Kemendagri untuk Klarifikasi

Megapolitan
UPDATE 15 April: 1.338 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Wisma Atlet Kemayoran

UPDATE 15 April: 1.338 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Wisma Atlet Kemayoran

Megapolitan
Merasa Berjasa Menangkan Bima Arya, Rizieq Shihab Sesalkan Kenapa Pakai Jalur Hukum

Merasa Berjasa Menangkan Bima Arya, Rizieq Shihab Sesalkan Kenapa Pakai Jalur Hukum

Megapolitan
TKI Diperas Usai Isolasi Mandiri, RS Wisma Atlet Sebut Ulah Sopir Travel Liar

TKI Diperas Usai Isolasi Mandiri, RS Wisma Atlet Sebut Ulah Sopir Travel Liar

Megapolitan
1.595 Kasus Aktif Covid-19 di Depok, Ini Data Sebaran Tiap Kelurahan

1.595 Kasus Aktif Covid-19 di Depok, Ini Data Sebaran Tiap Kelurahan

Megapolitan
Ketika Karyawan Kepercayaan Bos Curi 14 iPhone dari Tempat Kerja karena Terlilit Utang Trading

Ketika Karyawan Kepercayaan Bos Curi 14 iPhone dari Tempat Kerja karena Terlilit Utang Trading

Megapolitan
Banjir di Kota Bekasi Sudah Surut Total Kamis Pagi

Banjir di Kota Bekasi Sudah Surut Total Kamis Pagi

Megapolitan
Cerita Satpam Ganti Seragam Cokelat, Sering Dikira Polisi dan Ditakuti Warga

Cerita Satpam Ganti Seragam Cokelat, Sering Dikira Polisi dan Ditakuti Warga

Megapolitan
Seorang Waria Dianiaya Pemuda di Cengkareng

Seorang Waria Dianiaya Pemuda di Cengkareng

Megapolitan
Momen Rizieq Shihab Murka dengan Bima Arya: Sebut Pembohong hingga Kesal Dilaporkan ke Polisi

Momen Rizieq Shihab Murka dengan Bima Arya: Sebut Pembohong hingga Kesal Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Bulan Puasa, Sentra Vaksinasi di Istora Senayan Tetap Ramai

Bulan Puasa, Sentra Vaksinasi di Istora Senayan Tetap Ramai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X