Pemprov DKI Ubah Rute MRT Fase 2 Jadi Bundaran HI-Kota

Kompas.com - 29/11/2018, 16:47 WIB
Rangkaian kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (28/8/2018). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEARangkaian kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rute Mass Rapid Transit ( MRT) fase dua mengalami perubahan.

Berdasarkan hasil rapat pimpinan terbatas Gubernur DKI Jakarta yang dilaksanakan pada 9 Oktober, rute MRT Jakarta fase dua yakni koridor Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Kota.

Sebelumnya, MRT fase dua direncanakan melayani rute Bundaran HI-Kampung Bandan. 

Baca juga: Konstruksi MRT Jakarta Sudah Mencapai 97,57 Persen

Perubahan rute itu diterbitkan melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1728 Tahun 2018 tentang Penetapan Lokasi untuk Pembangunan Jalur MRT Koridor Bundaran HI-Kota tanggal 21 November 2018.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan, perubahan rute MRT fase dua tidak akan merubah target penyelesaian pembangunan.

"Kami tetap menyelesaikan pada 2024. Perubahan rute itu karena Pemprov DKI Jakarta memutuskan melakukan penahapan. Nah, tahap pertama dimulai dari Bundaran HI sampai Kota," ujar William di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).

Baca juga: DKI Mulai Lakukan Studi untuk Integrasi MRT dan Transjakarta

Kendati demikian, PT MRT Jakarta belum bisa memutuskan lokasi depo kereta.

"Di Kota itu bukan depo. Depo belum diputuskan, tetapi kami sudah diskusikan. Sekarang tinggal menunggu keputusan pemerintah mau tetap di Kampung Bandan atau Stadion BMW," kata William.

"Yang terpenting loan agreement untuk pembangunan MRT fase dua sudah ditandatangani. Tahun depan kami menyelesaikan fase pertama dan memulai pembangunan fase dua," lanjut dia.

Baca juga: Anggaran Pembebasan Lahan Ditolak, Proyek MRT Fase II Terancam Molor

Adapun progres pekerjaan proyek MRT Jakarta fase pertama lintas Lebak Bulus-Bundaran HI sudah mencapai 97,57 persen.

MRT fase pertama ditargetkan sudah beroperasi penuh pada Maret 2019.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Libur Panjang, 9.374 Penumpang Kereta Diberangkatkan dari 3 Stasiun di Jakarta

Jelang Libur Panjang, 9.374 Penumpang Kereta Diberangkatkan dari 3 Stasiun di Jakarta

Megapolitan
Viral, Video Pengendara Motor Bermuatan Lebih Nekat Lintasi Tol Jakarta-Cikampek

Viral, Video Pengendara Motor Bermuatan Lebih Nekat Lintasi Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Pelaku Serangan Seksual Daring terhadap Rahayu Saraswati Bisa Dijerat Pasal Berlapis

Pelaku Serangan Seksual Daring terhadap Rahayu Saraswati Bisa Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
Volume Lalu Lintas dan Angkutan di Jakarta Naik Saat PSBB Transisi

Volume Lalu Lintas dan Angkutan di Jakarta Naik Saat PSBB Transisi

Megapolitan
Terdampak Pandemi Covid-19, Garuda Indonesia Akhiri Kontrak 700 Karyawan

Terdampak Pandemi Covid-19, Garuda Indonesia Akhiri Kontrak 700 Karyawan

Megapolitan
Tim Termuda dari UI Raih Juara 3 Kompetisi Metalurgi Internasional di China

Tim Termuda dari UI Raih Juara 3 Kompetisi Metalurgi Internasional di China

Megapolitan
Lurah di Jakarta Diimbau Adakan Kegiatan Kepemudaan untuk Peringati Hari Sumpah Pemuda

Lurah di Jakarta Diimbau Adakan Kegiatan Kepemudaan untuk Peringati Hari Sumpah Pemuda

Megapolitan
Gagas Limbah Metal Jadi Bahan Bangunan, Mahasiswa UI Juara 3 Dunia Metal Cup 2020

Gagas Limbah Metal Jadi Bahan Bangunan, Mahasiswa UI Juara 3 Dunia Metal Cup 2020

Megapolitan
Mobilitas Masyarakat Meningkat Saat PSBB Transisi, Paling Tinggi di Tempat Kerja

Mobilitas Masyarakat Meningkat Saat PSBB Transisi, Paling Tinggi di Tempat Kerja

Megapolitan
Motif Pembunuhan PSK di Bekasi Janggal, Pelaku Mau Ambil Rp 1,8 Juta tapi Tak Jadi

Motif Pembunuhan PSK di Bekasi Janggal, Pelaku Mau Ambil Rp 1,8 Juta tapi Tak Jadi

Megapolitan
Pengamat Sebut Guru Intoleran di SMA Jaktim Kurang Kompeten dan Tak Tahan Kritik

Pengamat Sebut Guru Intoleran di SMA Jaktim Kurang Kompeten dan Tak Tahan Kritik

Megapolitan
Pasutri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Saat Beraksi di Pondok Aren

Pasutri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Saat Beraksi di Pondok Aren

Megapolitan
Anies: Libur Panjang Memang Menggoda, tapi Covid-19 Masih di Sekitar Kita...

Anies: Libur Panjang Memang Menggoda, tapi Covid-19 Masih di Sekitar Kita...

Megapolitan
Hari Pertama Operasi Zebra 2020 di Jakarta, 3.577 Pelanggar Ditilang

Hari Pertama Operasi Zebra 2020 di Jakarta, 3.577 Pelanggar Ditilang

Megapolitan
Banjir di Perumahan Kota Bekasi Surut Pagi Ini, Warga Mulai Bersih-bersih

Banjir di Perumahan Kota Bekasi Surut Pagi Ini, Warga Mulai Bersih-bersih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X