Jumat Esok, Ombudsman dan PT KAI Tinjau "Skybridge" Tanah Abang

Kompas.com - 29/11/2018, 18:43 WIB
Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang berlokasi di bawah jembatan multiguna atau skybridge akan dibuka kembali pada Senin (15/10/2018).Pengamatan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB, material bangunan diantaranya seng, baja, dan beton-beton masih berserakan di bahu jalan. KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAJalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang berlokasi di bawah jembatan multiguna atau skybridge akan dibuka kembali pada Senin (15/10/2018).Pengamatan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB, material bangunan diantaranya seng, baja, dan beton-beton masih berserakan di bahu jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Ombudsman Jakarta Raya dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan meninjau pembangunan skybridge atau jembatan penyeberangan multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2018).

Menurut Anies, pembangunan skybridge sudah rampung dikerjakan.

"Untuk melihat apa-apa saja yang masih mandek," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).

Baca juga: PT KAI Ubah Tata Ruang Stasiun Tanah Abang Setelah Simulasi Skybridge

Menurut Anies, PD Pembangunan Sarana Jaya sudah menyelesaikan pembangunan skybridge.

Hanya saja, operasionalnya masih menunggu PT KAI membuka akses jalan dari Stasiun Tanah Abang menuju skybridge.

Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho membenarkan hal tersebut. Ombudsman Jakarta Raya, lanjut dia, akan datang untuk memastikan skybridge siap digunakan.

Baca juga: Pembangunan Skybridge Tanah Abang Capai 97 Persen

"Kami akan tinjau skybridge memastikan kesiapannya dengan melihat langsung di lapangan," ujar Teguh. 

Teguh mengaku menerima laporan bahwa Sarana Jaya telah memenuhi semua permintaan PT KAI.

Permintaan itu meliputi pembangunan toilet, mushala, dan pengaturan arus pejalan kaki yang akan melintasi skybridge.

Baca juga: Sarana Jaya Bangun Toilet dan Mushala di Skybridge Tanah Abang

Sebelumnya, target penyelesaian skybridge Tanah Abang sudah meleset empat kali.

Awalnya, proyek ini ditargetkan selesai 15 Oktober 2018, tetapi tidak terpenuhi. Target terus diundur dari 31 Oktober, 10 November, hingga terakhir pada 23 November.

Selain untuk pejalan kaki, skybridge dirancang untuk menampung 446 pedagang kaki lima (PKL). Anggaran pembangunannya mencapai Rp 35,8 miliar.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Karyawan Positif Covid-19, LKBN Antara Ditutup Sehari

5 Karyawan Positif Covid-19, LKBN Antara Ditutup Sehari

Megapolitan
Kronologi Penangkapan 3 Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Kronologi Penangkapan 3 Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Pademangan Timur Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Pademangan Timur Terbakar

Megapolitan
Aturan Ganjil Genap, Perusahaan Jasa Pengiriman Berskala UMKM Terdampak

Aturan Ganjil Genap, Perusahaan Jasa Pengiriman Berskala UMKM Terdampak

Megapolitan
Perusahaan Jasa Pengiriman Siapkan Opsi Hadapi Ganjil Genap, Pakai Motor hingga Ubah Pelat Kuning

Perusahaan Jasa Pengiriman Siapkan Opsi Hadapi Ganjil Genap, Pakai Motor hingga Ubah Pelat Kuning

Megapolitan
Ini Alasan Anji Wawancara Hadi Pranoto soal Klaim Temuan Obat Covid-19

Ini Alasan Anji Wawancara Hadi Pranoto soal Klaim Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Meriahkan 17 Agustus di Masa Pandemi, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Joget Balon Online

Meriahkan 17 Agustus di Masa Pandemi, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Joget Balon Online

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Bantah Bakal Buka Sekolah September 2020

Wali Kota Tangerang Bantah Bakal Buka Sekolah September 2020

Megapolitan
44 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Ada Kasus Covid-19

44 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Ada Kasus Covid-19

Megapolitan
Alasan Ibu Pura-pura Temukan Bayi Terlantar yang Ternyata Anaknya Sendiri...

Alasan Ibu Pura-pura Temukan Bayi Terlantar yang Ternyata Anaknya Sendiri...

Megapolitan
Sempat Ditutup karena Covid-19, Hari Ini PN Jakbar Kembali Gelar Persidangan

Sempat Ditutup karena Covid-19, Hari Ini PN Jakbar Kembali Gelar Persidangan

Megapolitan
Anji Mengaku Pegal Usai Dicecar 45 Pertanyaan oleh Polisi

Anji Mengaku Pegal Usai Dicecar 45 Pertanyaan oleh Polisi

Megapolitan
Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Megapolitan
Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Megapolitan
Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X