Susah Dapat Bahan Bakar Gas, Sopir Bajaj Akan Demo di Balai Kota Jumat Pagi

Kompas.com - 30/11/2018, 08:11 WIB
Bajaj biru berbahan bakar gas atau BBG melintasi deretan Bajaj oranye di kawasan Cideng, Jakarta, Senin (5/3/2018). Bajaj oranye yang masuk ke Jakarta pada tahun 1975 dan kini menjadi bangkai bajaj itu dijual seharga Rp5 juta kepada para pelaku bisnis rumah makan untuk digunakan sebagai hiasan di restoran dan cafe. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGBajaj biru berbahan bakar gas atau BBG melintasi deretan Bajaj oranye di kawasan Cideng, Jakarta, Senin (5/3/2018). Bajaj oranye yang masuk ke Jakarta pada tahun 1975 dan kini menjadi bangkai bajaj itu dijual seharga Rp5 juta kepada para pelaku bisnis rumah makan untuk digunakan sebagai hiasan di restoran dan cafe.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sopir bajaj Jakarta berencana menggelar unjuk rasa di Balai Kota, Jakarta Pusat hari ini, Jumat (30/11/2018). Ketua Bajaj Komunitas (BATAS) Aris Fazani berujar, aksi itu guna mengadukan mandeknya penyaluran bahan bakar gas untuk bajaj di sejumlah lokasi.

"Saya dan kawan-kawan akan menunjukkan aspirasi kepada gubernur dan instansi terkait," kata Aris saat dikonfirmasi Jumat pagi.

Unjuk rasa direncanakan berlangsung pukul 09.00 WIB. Sekitar 5.000 unit bajaj diperkirakan Aris bakal ikut turun ke jalan demi menyampaikan aspirasinya. Ada 12.000 bajaj di Jakarta yang tergabung dalam BATAS.

"Yang demo 5.000 saja agar tidak terlalu mengganggu kegiatan orang lain," kata Aris.

Baca juga: Pengemudi Bajaj Keluhkan Kelangkaan BBG, Jakpro Sebut Ada Kerusakan di SPBG Pluit

Sebelumnya pengemudi bajaj yang tergabung di BATAS maupun di Komunitas Bajaj Gas (KOBAGAS) mengeluhkan sulitnya mendapat BBG selama sebulan terakhir.

Setidaknya ada lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Jakarta yang tidak melayani pembelian karena rusak. Lima SPBG yang dimaksud yakni Daan Mogot, Grogol, Pesing, Pedongkelan, dan Pluit.

PT Jakarta Propertindo yang mengelola SPBG Pluit mengakui adanya kerusakan di Pluit, namun berjanji segera memperbaikinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X