9 Bus Transpatriot Tiba Tiap 15 Menit di Halte

Kompas.com - 30/11/2018, 18:04 WIB
Tampak Bus Transpatriot tiba di Halte bus, Jalan Ir. Juanda tepatnya di depan kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (26/11/2018).KOMPAS.com/-DEAN PAHREVI Tampak Bus Transpatriot tiba di Halte bus, Jalan Ir. Juanda tepatnya di depan kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (26/11/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Divisi Transpatriot pada Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) Kota Bekasi Nirwan Fauzi mengatakan, keterbatasan unit membuat headway (waktu antar bus) tercepat 15 menit.

Hal itu berarti bus akan tiba di halte setiap 15 menit sekali. Saat ini, ada sembilan bus transpatriot yang beroperasi di Bekasi. 

"Masih tetap 15 menit (tiba di halte), karena berpengaruh sama jumlah busnya juga ya," kata Nirwan kepada Kompas.com, Jumat (30/11/2018).

Baca juga: Bersinggungan dengan Angkot, Operasional Transpatriot Masih Aman


Nirwan mengatakan, jarak antar bus 15 menit terjadi ketika arus lalu lintas lancar.

Jika kondisi lalu lintas padat, jarak antar bus lebih dari 15 menit. 

Adapun transpatriot melayani rute Terminal Bekasi-Harapan Indah dan Harapan Indah-Terminal Bekasi. Secara normal, tiap bus beroperasi 2,5 jam untuk satu putaran.

Baca juga: Jumlah Penumpang Bus Transpatriot Bekasi Terus Meningkat

"Tapi praktiknya juga ada yang bisa sampai 3 jam baru tiba di Terminal Bekasi, karena kemacetannya. Memang ini kami harus terus pantau terus karena kemacetan," ujarnya. 

Selain itu, pihaknya masih mengkaji besaran tarif transpatriot. Pihaknya masih mengacu tarif transjakarta Rp 3.500.

"Sampai hari ini, (tarif) kami sama seperti transjakarta Rp 3.500, karena kalau lebih dari itu tidak seimbang ya," kata Nirwan. 

Baca juga: Fakta-Fakta Pengoperasian Bus Transpatriot Bekasi

Transpatriot resmi beroperasi pada Senin (26/11/2018). Dalam masa uji coba, tarif transpatriot digratiskan selama sepekan.

Sebanyak 34 halte yang tersebar di dua rute itu menjadi tempat pemberhentian transpatriot.

Ada 21 halte di rute Terminal Bekasi-Harapan Indah dan 13 halte sepanjang rute Harapan Indah-Terminal Bekasi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Megapolitan
Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Megapolitan
Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Megapolitan
Close Ads X