TPU Semper Terendam Banjir, Warga Tak Jadi Ziarah

Kompas.com - 04/12/2018, 14:41 WIB
Petak-petak makam di Taman Pemakaman Umum Semper, Jakarta Utara, terendam banjir memasuki musim hujan, Selasa (4/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPetak-petak makam di Taman Pemakaman Umum Semper, Jakarta Utara, terendam banjir memasuki musim hujan, Selasa (4/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Banjir yang merendam petak-petak makam di Taman Pemakaman Umum Semper, Jakarta Utara, dikeluhkan warga yang hendak berziarah.

Akibat banjir, mereka sulit mencapai makam keluarga atau kerabatnya yang ingin mereka kunjungi. Tidak sedikit pula yang tidak bisa berziarah karena makam yang dituju tenggelam di bawah air.

Dua orang warga Kalibaru bernama Siti Normah dan Ana berencana menengok makam ibu kandung mereka, Selasa (4/12/2018) pagi. Namun, ketinggian air yang mencapai 50 centimeter membuat mereka mengurungkan niat.

"Enggak jadi berziarah, doain saja dari jauh. Kondisinya begini ya enggak bisa ziarah, tadi sudah coba jalan airnya sampai sedengkul balik lagi," kata Ana.


Normah menimpali, keduanya khawatir menemui ular atau hewan berbahaya lainnya bila melanjutkan perjalanan. Pasalnya, makam yang dituju memang berada di tengah-tengah rendaman banjir.

Baca juga: Hujan Deras, Area Permakaman Ini Terendam Banjir

"Padahal kita sudah beli bunga sama air bunga juga, ya sudah paling kita mau ke makam suami saja yang posisinya lebih tinggi, di sana sih enggak kebanjiran" ujar Normah.

Di sisi lain, warga Rawabadak bernama Salman masih bisa berziarah di makam ayah kandungnya kendati sudah dikelilingi oleh air setinggi 20 centimeter.

"Kalau nanti malam hujan sudah pasti tergenang karena arinya sudah sampai pinggiran makam, tinggal sisa 5 centimeter dari pusara ayah saya," ujar Salman.

Salam menuturkan, dirinya juga merasa waswas ketika harus menuju makam ayahnya. Sebab, ia mesti mencari pijakan untuk menghindari air.

"Kalai banjir begini takutnya kena lubang, kan enggak kelihatan lubang-lubangnya. Saya pun harus lewat pinggiran-pinggiran makam ini supaya ga kena air," kata Salman.

Diberitakan sebelumnya, petak-petak makam di TPU Semper terendam banjir menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan itu dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah warga menyebut, banjirnya TLU Semper merupakan fenomena tahunan yang selalu terjadi ketika musim hujan tiba.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X