Pengelola Akan Tinggikan Makam di TPU Semper yang Kerap Banjir

Kompas.com - 04/12/2018, 16:17 WIB
Petak-petak makam di Taman Pemakaman Umum Semper, Jakarta Utara, terendam banjir memasuki musim hujan, Selasa (4/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPetak-petak makam di Taman Pemakaman Umum Semper, Jakarta Utara, terendam banjir memasuki musim hujan, Selasa (4/12/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian area pemakaman di Taman Pemakaman Umum Semper, Jakarta Utara, akan ditinggikan untuk mencegah banjir yang kerap melanda wilayah tersebut saat musim hujan.

Kepala Seksi Pertamanan Suku Dinas Kehutanan Jakarta Utara Syafdarifal mengatakan, peninggian tanah pemakaman ini dilakukan bertahap.

"Kita lagi proses meninggikan. Mungkin karena sekarang lagi hujan mereka stop dulu, mungkin juga tanah galiannya lagi berhenti begitu ya," kata Syafdarifal saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/12/2018).

Baca juga: Ini Penyebab TPU Semper Sering Terendam Banjir Saat Musim Hujan


Syafdarifal menyampaikan, area makam yang berada di bawah jalan dan saluran air akan dibuat lebih tinggi 80 sentimeter dari posisi semula.

Area pemakaman tersebut nantinya dikelilingi turap sebelum ditambah tanah supaya posisinya lebih tinggi.

"Nanti akan ditimbun tanah lalu batu nisannya dinaikkan, jenazahnya enggak dipindah. Biasanya metodenya kita patok-patokin lagi sesuai titik semula, nanti kita tinggiin tanahnya," kata dia.

Ia menyebut, sejumlah blad atau blok sudah ditinggikan dan terbukti tidak terendam banjir lagi.

Di samping itu, ahli waris jenazah yang makamnya terendam banjir juga dibolehkan memindahkan makam kerabatnya.

"Kalau ada permintaan dari ahli waris minta dipindahkan, kita siap juga, kan itu tergantung ahli warisnya. Kalau pengelola tetap ikhtiar kita diperbaiki," ujar Syafdarifal.

Baca juga: TPU Semper Terendam Banjir, Warga Tak Jadi Ziarah

Diberitakan sebelumnya, petak-petak makam di TPU Semper terendam banjir menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan itu dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah warga menyebut, banjirnya TPU Semper merupakan fenomena tahunan yang selalu terjadi ketika musim hujan tiba.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X