Ada Pemasangan Girder di Matraman, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Kompas.com - 05/12/2018, 11:41 WIB
Aparat gabungan dari Dinas Perhubungan, UP Perparkiran, kepolisian dan TNI menertibkan parkir liar di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (8/9/2014).
KOMPAS.COM/PRAVITA RESTU ADYSTAAparat gabungan dari Dinas Perhubungan, UP Perparkiran, kepolisian dan TNI menertibkan parkir liar di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (8/9/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas sehubungan dengan adanya pengerjaan double-double trackatau jalur dwi ganda rel kereta Manggarai - Jatinegara. Dalam pengerjaan itu akan dilakukan pemasangan erection girder (pemasangan balok girder ke atas tumpuan) di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur.

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan Ialu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Sigit Widjatmoko dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu (5/12/2018).

Baca juga: Menhub: Kereta Double-double Track Solusi Atasi Gangguan KRL

 

Pengalihan arus Ialu lintas di Jalan akan mulai dari persimpangan Jalan Matraman Raya, Jalan Slamet Riyadi 1 sampai dengan Halte Transjakarta Kebon Pala.

Rekayasa lalu lintas sesuai tahap pengerjaan yaitu pada tanggal 5 hingga 12 Desember 2018 pukul 00.00 — 05.00 WIB (pemasangan erection girder di Jalan Matraman Raya sisi timur).

Lalu Lintas dari arah utara (Senen) menuju selatan (Kampung Melayu) dialihkan ke Jalan Matraman Raya sisi barat (contra flow), di jalur transjakarta dibuat sistem buka tutup untuk lintasan bus transjakarta.

Tanggal 13 hingga 20 Desember 2018 pukul 00.00 — 05.00 WIB (erection girder dipasangan di Jalan Matraman Raya sisi barat). Lalu Lintas dari arah selatan (Kampung Melayu) menuju utara (Senen) dialihkan ke Jalan Matraman Raya sisi timur, jalur transjakarta dibuat sistem buka tutup untuk lintasan bus transjakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Megapolitan
Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Megapolitan
KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Megapolitan
Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Megapolitan
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Megapolitan
Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Megapolitan
Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Megapolitan
Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Megapolitan
Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Megapolitan
Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Megapolitan
Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Megapolitan
Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Megapolitan
PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

Megapolitan
Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X