Tingkat Pengangguran di Kota Bekasi Lebih Tinggi dari Rata-rata Nasional - Kompas.com

Tingkat Pengangguran di Kota Bekasi Lebih Tinggi dari Rata-rata Nasional

Kompas.com - 06/12/2018, 09:03 WIB
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai pantau simulasi penanganan banjir di Sungai Kalimalang, Jalan Chairil Anwar, Kota Bekasi, Kamis (29/11/2018).KOMPAS.com/DEAN PAHREVI Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai pantau simulasi penanganan banjir di Sungai Kalimalang, Jalan Chairil Anwar, Kota Bekasi, Kamis (29/11/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, tingkat pengangguran di Kota Bekasi lebih tinggi dari presentase pengangguran nasional. Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) yang diterima Tri, sebanyak 9,32 persen dari total 2,7 juta penduduk Kota Bekasi atau sama dengan sekitar 251 ribu orang merupakan penganggur.

Angka itu lebih tinggi dibanding presentase pengangguran nasional yang hanya sebesar 5,34 persen dari total penduduk Indonesia.

"Itu kan secara persentase, bukan jumlah. Sembilan persen dari 2,7 juta penduduk di Kota Bekasi. Persentase tinggi itu karena memang wilayah kita penduduk urbanisasi," kata Tri di Hotel Horison, Kota Bekasi, Rabu (5/12/2018).

Baca juga: Tingkat Pengangguran di Desa Naik, Ini Kata Wapres Kalla

Tri menambahkan, Pemkot Bekasi akan berupaya menekan angka pengangguran itu. Persoalan tersebut menjadi fokus utama yang harus diselesaikan dalam lima tahun ke depan.

"Tetap kita akan tekan terus angka itu dengan menciptakan banyak lapangan kerja, termasuk program pemagangan Kementerian Tenaga Kerja," ujar Tri.

Pemkot Bekasi menargetkan dalam kurun waktu lima tahun, 150.000 lapangan kerja harus tercipta. Tri menjelaskan, pihaknya menargetkan tiap tahun ada 30.000 lapangan kerja yang tersedia.

Menurut dia, Pemkot Bekasi tengah membuka pelatihan kewirausahaan untuk masyarkat luas tanpa ada batasan usia.

"Kami sekarang sedang membuka pelatihan buat masyarakat, tidak ada batasan umur, yang kemudian (masyarakat) berusaha untuk menjadi pengusaha," ujar Tri.


Terkini Lainnya

Survei LSI: 52 Persen Publik Anggap Korupsi Meningkat

Survei LSI: 52 Persen Publik Anggap Korupsi Meningkat

Nasional
Kata PDI-P soal Rencana Pemindahan Markas Sandiaga dari Jakarta ke Jateng

Kata PDI-P soal Rencana Pemindahan Markas Sandiaga dari Jakarta ke Jateng

Nasional
Erick Thohir Berterima Kasih atas Dukungan DPW PAN Kalsel ke Jokowi-Ma'ruf

Erick Thohir Berterima Kasih atas Dukungan DPW PAN Kalsel ke Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Elektabilitas Masih Rendah, Alasan BPN Pindahkan Markas Perjuangan Sandiaga ke Jateng

Elektabilitas Masih Rendah, Alasan BPN Pindahkan Markas Perjuangan Sandiaga ke Jateng

Nasional
Menurut Ma'ruf, Para Ulama Tak Suka Silaturahim Disebut Kampanye

Menurut Ma'ruf, Para Ulama Tak Suka Silaturahim Disebut Kampanye

Nasional
Setelah Mengeroyok, Oknum Jakmania Diduga Rampas Ponsel dan Dompet Pegawai Minimarket di Depok

Setelah Mengeroyok, Oknum Jakmania Diduga Rampas Ponsel dan Dompet Pegawai Minimarket di Depok

Megapolitan
Tidak Menahan Tersangka Korupsi, Kejari Mejayan Dihadiahi Pecut

Tidak Menahan Tersangka Korupsi, Kejari Mejayan Dihadiahi Pecut

Regional
PAN Alihkan Dukungan di Kalimantan Selatan, Ini Respons Tim Jokowi-Ma'ruf

PAN Alihkan Dukungan di Kalimantan Selatan, Ini Respons Tim Jokowi-Ma'ruf

Regional
Suami Istri Mantan TKI di Malaysia Terdaftar Jadi Pemilih Ganda di Pasangkayu

Suami Istri Mantan TKI di Malaysia Terdaftar Jadi Pemilih Ganda di Pasangkayu

Regional
Markas Perjuangan Sandiaga Uno Akan Pindah ke Jateng

Markas Perjuangan Sandiaga Uno Akan Pindah ke Jateng

Nasional
Peringatan Hari HAM dan Potensi Pelanggaran Hak Asasi dalam RKUHP

Peringatan Hari HAM dan Potensi Pelanggaran Hak Asasi dalam RKUHP

Nasional
Beyonce 'Manggung' di Pesta Pernikahan Putri Orang Terkaya India

Beyonce "Manggung" di Pesta Pernikahan Putri Orang Terkaya India

Internasional
Buka Lowongan Guru, Sekolah di China Wajibkan Pelamar Berijazah PhD

Buka Lowongan Guru, Sekolah di China Wajibkan Pelamar Berijazah PhD

Internasional
Kata Kalla soal Alasan Korupsi karena Gaji Rendah

Kata Kalla soal Alasan Korupsi karena Gaji Rendah

Nasional
5 Fakta Duka Keluarga Korban Serangan KKB Nduga, Janji Akan Pulang hingga Tangis Bupati Toraja Utara

5 Fakta Duka Keluarga Korban Serangan KKB Nduga, Janji Akan Pulang hingga Tangis Bupati Toraja Utara

Regional

Close Ads X