Kompas.com - 06/12/2018, 15:08 WIB
Kondisi bangunan yang rusak terimpa crane proyek turap Kali Sentiong di Kemayoran, Kamis (6/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKondisi bangunan yang rusak terimpa crane proyek turap Kali Sentiong di Kemayoran, Kamis (6/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tiga bangunan rusak akibat tertimpa crane pembangunan turap Kali Sentiong di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018) siang.

Ketua RT 008 RW 008 Kebon Kosong Jono Santoso mengatakan, bangunan-bangunan itu umumnya difungsikan sebagai tempat usaha.

"Umumnya tempat usaha, hanya satu yang dijadikan tempat tinggal. Satu (bangunan) lagi dikontrakkin jadi tempat usaha sekaligus tempat tinggal," kata Jono kepada Kompas.com.

Baca juga: Kesaksian Warga Saat Crane Pembangunan Turap Kali Sentiong Ambruk

Berdasarkan pantauan Kompas.com, dua buah bangunan tampak rusak parah. Bangunan yang berdinding triplek dan beratapkan asbes terlihat hampir rubuh.

Puing-puing berupa batang kayu dan pecahan asbes tampak berserakan di dalam dan luar bangunan tersebut.

Sebuah bangunan lainnya mengalami kerusakan di bagian atap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejumlah perabotan tampak masih berada di dalam bangunan tertimpa puing-puing.

Baca juga: Crane Pembangunan Turap Ambruk Timpa Rumah di Kemayoran, 3 Orang Luka-luka

Begitu pula dengan dua unit sepeda motor yang diparkir di samping kedua bangunan tersebut.

Sementara itu, sejumlah petugas pemadam kebakaran dan Dinas Sumber Daya Air berada di lokasi untuk mengevakuasi crane yang ambruk.

Sebelumnya, crane proyek pemasangan turap Kali Sentiong ambruk pada Senin siang. Tiga orang mengalami luka-luka akibat peristiwa itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.