Crane di Kemayoran Jatuh karena Pijakan Longsor

Kompas.com - 06/12/2018, 16:31 WIB
Crane proyek turap sheetpile Kali Sentiong ambruk di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Kamis (6/12/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Crane proyek turap sheetpile Kali Sentiong ambruk di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Kamis (6/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Crane proyek pembangunan turap sheetpile Kali Sentiong terjatuh di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Kamis (6/12/2018) siang tadi.

Kapolsek Kemayoran Kompol Saiful Anwar menyatakan, kecelakaan kerja itu disebabkan oleh ponton pijakan crane yang longsor.

"Pijakan crane (di atas kali) longsor mengakibatkan crane kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke kali menimpa rumah warga," kata Saiful saat dikonfirmasi wartawan.

Saiful menuturkan, saat itu crane sedang dipindahkan dari jalan di tepian sungai ke pijakan yang berada di tengah sungai.


Baca juga: Kesaksian Warga Saat Crane Pembangunan Turap Kali Sentiong Ambruk

Pernyataan Saiful senada dengan kesaksian seorang warga yang ditemui Kompas.com. Indra, saksi mata, menyebut, crane jatuh akibat pijakan yang bergeser.

"Posisinya crane itu mau geser dari jalanan ke atas sungai. Tetapi, pas itu plat besi yang jadi perahunya itu bergeser akhirnya si crane-nya menjomplang," kata Indra kepada Kompas.com.

Saiful melanjutkan, ada tiga orang yang mengalami luka-luka. Dua orang sudah dipulangkan dan satu orang lainnya mesti melanjutkan perawatan di RSUD Tarakan.

Adapun operator proyek tersebut nantinya akan diperiksa oleh pihak kepolisian untuk diperoleh keterangan lebih lanjut.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Megapolitan
Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Megapolitan
Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Megapolitan
Close Ads X