Kompas.com - 06/12/2018, 18:08 WIB
Kondisi terkini banjir di Jalan Bungur Raya, Beji, Depok, Selasa (2/5/2017) Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comKondisi terkini banjir di Jalan Bungur Raya, Beji, Depok, Selasa (2/5/2017)

DEPOK, KOMPAS.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris menerbitkan surat edaran Nomor: 360/469 Pemberitahuan tentang Kewaspadaan Menghadapi Musim Penghujan di Depok. 

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, ada enam titik rawan banjir yang tercatat dari Februari hingga November 2018.

Dalam surat edaran yang didapatkan Kompas.com, Idris menginformasikan beberapa antisipasi menghadapi musim penghujan serta kemungkinan terjadinya banjir dan tanah longsor.

Baca juga: Puluhan Rumah dan Jembatan Terendam Banjir di Bangka Barat

Pertama, Idris mengintruksikan lurah dan camat di Depok mengimbau warga mewaspadai potensi adanya fenomena alam yang mengiringi musim penghujan, seperti banjir dan tanah longsor.

"Kedua diimbau kepada masyarakat untuk mengamati fenomena alam penanda longsor, semisal pohon-pohon di perbukitan yang berubah posisi atau miring, daun pintu dan jendela mulai susah dibuka atau ditutup yang menandakan posisi bangunan telah bergeser," ujar Idris dalam surat edaran, Kamis (6/12/2018).

Ketiga, Idris mengimbau para camat menugaskan lurahnya menginventarisasi titik rawan banjir dan longsor.

Baca juga: Ini 6 Titik Rawan Banjir di Depok

Kemudian membuat rencana tindak solusi penanganannya.

Selain itu, lurah dan camat diimbau menginventarisasi bangunan-bangunan yang melanggar Garis Sepadan Sungai (GSS).

Lurah dan camat diminta menyosialisasikan bahaya longsor kepada warga yang tinggal di kawasan tersebut. 

Baca juga: Atasi Banjir di Kota Semarang, 6 Pompa dan Mobil Derek Disiagakan

Pihaknya akan menggerakkan warga bekerja bakti membersihkan saluran dari sampah dan merapikan saluran air di permukiman. 

"Jangan lupa berkoordinasi dengan Dinas PUPR, DPMPTSP, Dinas Sosial, dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk penanganan apabila terjadi banjir dan tanah longsor di wilayahnya," tuturnya.

Adapun, enam titik rawan banjir di Depok yaitu di RT 008/002 Kelurahan Tirta Jaya, PP Tahfidz Daarul Quaran RT 001/012 Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Gang Kapuk RT 004/001 dan RT 002/002 Kelurahan Pondok Cina, Soto Kudus RT 002/002 Kelurahan Pondok Cina, Outlet Situ Pengarengan Taman Duta, dan Pondok Petir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

Megapolitan
Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Megapolitan
DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Megapolitan
Upaya Pemprov DKI Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak di Jakarta

Upaya Pemprov DKI Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak di Jakarta

Megapolitan
Bocah Laki-laki Hilang Terbawa Arus Saat Berenang di Kali Perumahan Antilop Pondok Gede Bekasi

Bocah Laki-laki Hilang Terbawa Arus Saat Berenang di Kali Perumahan Antilop Pondok Gede Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Tunggu SE Kemendagri Sebelum Buat Aturan Penggunaan Masker

Wali Kota Tangerang Tunggu SE Kemendagri Sebelum Buat Aturan Penggunaan Masker

Megapolitan
Sudah Berdamai, Sekuriti yang Dianiaya Pacar Nindy Ayunda Cabut Laporan di Polsek Mampang

Sudah Berdamai, Sekuriti yang Dianiaya Pacar Nindy Ayunda Cabut Laporan di Polsek Mampang

Megapolitan
Permohonan Pembangunan JPO Cilenggang Disetujui, Desain Sedang Diproses

Permohonan Pembangunan JPO Cilenggang Disetujui, Desain Sedang Diproses

Megapolitan
Aktris Wanda Hamidah Dilaporkan Mantan Suaminya ke Polres Metro Depok...

Aktris Wanda Hamidah Dilaporkan Mantan Suaminya ke Polres Metro Depok...

Megapolitan
TPS Ilegal di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Ditutup, Diduga Sebabkan Gagal Panen

TPS Ilegal di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Ditutup, Diduga Sebabkan Gagal Panen

Megapolitan
Sambut Baik Pelonggaran Aturan Pakai Masker, Wali Kota Tangerang Minta Warga Bijak

Sambut Baik Pelonggaran Aturan Pakai Masker, Wali Kota Tangerang Minta Warga Bijak

Megapolitan
Pembagian Sembako di Bogor Berlangsung Ricuh Setelah Ditinggal Jokowi

Pembagian Sembako di Bogor Berlangsung Ricuh Setelah Ditinggal Jokowi

Megapolitan
2 Kurir Narkoba Diringkus Polisi Saat Lebaran, Selundupkan 21 Kg Ganja dari Sumatera

2 Kurir Narkoba Diringkus Polisi Saat Lebaran, Selundupkan 21 Kg Ganja dari Sumatera

Megapolitan
Penyakit Mulut dan Kuku Tak Menular ke Manusia, Ini Penjelasan Lengkap DKPKP DKI Jakarta

Penyakit Mulut dan Kuku Tak Menular ke Manusia, Ini Penjelasan Lengkap DKPKP DKI Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.