Tawuran di Depok, Seorang Pelajar Tewas - Kompas.com

Tawuran di Depok, Seorang Pelajar Tewas

Kompas.com - 07/12/2018, 10:31 WIB
Ilustrasi tawuranKompas Ilustrasi tawuran

DEPOK, KOMPAS.com - Irfan, seorang pelajar SMA di Depok tewas setelah terlibat tawuran di Jalan Ciliwung, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis, (6/12/2018) sore.

Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, awalnya Irfan dan enam temannya sedang nongkrong di Jalan Ciliwung.

"Sekira pukul 15.57 WIB, tiba-tiba datang sekelompok pelajar lain yang berjumlah sembilan orang menggunakan tiga motor menghampiri korban," ujar Firdaus, saat dihubungi, Kamis.

Setelah menghampiri korban, para pelaku ini pun langsung menyerang dengan menggunakan senjata tajam.

Baca juga: Polisi Tahan Pelajar yang Tawuran dengan Bawa Senjata Tajam

"Jadi pas melihat kelompok korban, para pelaku langsung mengacungkan celurit sambil berkata ini orangnya, secara sepontan korban lari dan dikejar oleh para pelaku," kata Firdaus.

Firdaus mengatakan, Irfan sempat hendak menyelamatkan diri, namun ternyata gagal. Ia terkepung hingga akhirnya dikeroyok.

"Korban langsung dibacok di bagian dada. Kemudian korban mau menyelamatkan diri, namun sudah tidak berdaya lagi," kata Firdaus

Melihat korban tidak berdaya, para pelaku pun langsung kabur dan membuang senjata tajam tersebut ke Kali Ciliwung.

Ia mengatakan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Cilodong, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong.

Firdaus mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dan mencari para pelaku yang kabur.

"Polisi kini tengah mengumpulkan keterangan saksi dan petunjuk dilokasi kejadian perkara," ucap Firdaus.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan telah memeriksa sejumlah saksi.

"Karena TKP masuk wilayah Bogor, maka kami pun berkoordinasi dengan Polres setempat," tutur Firdaus.


Terkini Lainnya

Survei LSI: KPK Paling Dikenal dan Dinilai Efektif Berantas Korupsi

Survei LSI: KPK Paling Dikenal dan Dinilai Efektif Berantas Korupsi

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Robert Henry Lawrence Jr, Astronot Afrika-Amerika Pertama

Biografi Tokoh Dunia: Robert Henry Lawrence Jr, Astronot Afrika-Amerika Pertama

Internasional
Pemprov Jabar Bagikan 2 Juta Benih Kopi Bersertifikat Kepada Petani

Pemprov Jabar Bagikan 2 Juta Benih Kopi Bersertifikat Kepada Petani

Regional
Refleksi Komnas HAM di Hari HAM Internasional

Refleksi Komnas HAM di Hari HAM Internasional

Nasional
Bus Transjakarta Dicoret, Anies Bilang Vandalime Tak Bisa Dibiarkan

Bus Transjakarta Dicoret, Anies Bilang Vandalime Tak Bisa Dibiarkan

Megapolitan
Saat Jokowi Bandingkan Minat Gibran, Kaesang dan Bobby Terjun ke Politik

Saat Jokowi Bandingkan Minat Gibran, Kaesang dan Bobby Terjun ke Politik

Regional
Roger Si Kanguru Berotot Mati di Usia 12 Tahun

Roger Si Kanguru Berotot Mati di Usia 12 Tahun

Internasional
Ma'ruf Amin Mengaku Punya Strategi Jitu untuk Kampanye Bulan Januari

Ma'ruf Amin Mengaku Punya Strategi Jitu untuk Kampanye Bulan Januari

Nasional
Fakta di Balik Banjir di Bangka, Mobil Terseret Banjir hingga Warga Enggan Mengungsi

Fakta di Balik Banjir di Bangka, Mobil Terseret Banjir hingga Warga Enggan Mengungsi

Regional
DPP PAN Akan Berikan Sanksi Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Ma'ruf

DPP PAN Akan Berikan Sanksi Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Survei LSI: 52 Persen Publik Anggap Korupsi Meningkat

Survei LSI: 52 Persen Publik Anggap Korupsi Meningkat

Nasional
Kata PDI-P soal Rencana Pemindahan Markas Sandiaga dari Jakarta ke Jateng

Kata PDI-P soal Rencana Pemindahan Markas Sandiaga dari Jakarta ke Jateng

Nasional
Erick Thohir Berterima Kasih atas Dukungan DPW PAN Kalsel ke Jokowi-Ma'ruf

Erick Thohir Berterima Kasih atas Dukungan DPW PAN Kalsel ke Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Elektabilitas Masih Rendah, Alasan BPN Pindahkan Markas Perjuangan Sandiaga ke Jateng

Elektabilitas Masih Rendah, Alasan BPN Pindahkan Markas Perjuangan Sandiaga ke Jateng

Nasional
Menurut Ma'ruf, Para Ulama Tak Suka Silaturahim Disebut Kampanye

Menurut Ma'ruf, Para Ulama Tak Suka Silaturahim Disebut Kampanye

Nasional

Close Ads X