Ada Jaminan dari Keluarga, Sopir Pikap yang Terlibat Kecelakaan di Cipondoh Tak Ditahan

Kompas.com - 07/12/2018, 11:46 WIB
Polres Metro Tangerang menetapkan sopir pikap yang terbalik di Cipondoh, Rizki Fahmi Adzim (20), sebagai tersangka. Rizki dikenakan Pasa 310 ayat 3 dan 4 juncto Pasal 160 ayat 1 juncto Pasal 137 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara enam tahun, Rabu (28/11/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAPolres Metro Tangerang menetapkan sopir pikap yang terbalik di Cipondoh, Rizki Fahmi Adzim (20), sebagai tersangka. Rizki dikenakan Pasa 310 ayat 3 dan 4 juncto Pasal 160 ayat 1 juncto Pasal 137 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara enam tahun, Rabu (28/11/2018).

TANGERANG, KOMPAS.com - Kasatlantas Polres Tangerang AKBP Ojo Ruslan mengatakan, pihaknya tidak menahan Rizki Fahmi Adzim (20), sopir pikap dalam kecelakaan tunggal di Cipondoh, Tangerang pada 25 November lalu. Alasanya, keluarga Rizki memberi jaminan.

"Tersangka tidak ditahan, ada jaminan dari keluarga," kata Ojo melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (6/12/2018).

Kecelakan itu menewaskan 3 orang dan melukai 20 orang lainnya. Para korban merupakan penumpang pikap yang kemudikan Rizki.

Baca juga: Kelebihan Muatan dan Rem Bermasalah, Penyebab Pikap Terbalik di Cipondoh


Ojo tidak menjawab apakah ada keluarga korban kecelakaan yang menuntut Rizki. Ia hanya menyebutkan, saat ini pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke pihak Kejaksaan.

Rizki mengangkut 23 santri dari Pondok Pesantren Miftahul Huda Semanan dengan sebuah mobil pikap bernopol B-9029-R pada 25 November lalu. Mereka baru saja menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kampung Pondok Pesantren KH Rosyid di Karang Tengah, Kota Tangerang. 

Dalam perjalanan pulang, mobil itu mengalami kecelakaan di Jalan Boulevard Green Lake Cipondoh. Tiga orang santri tewas dalam kecelakaan itu, yaitu Syaif Ali Maulana (14), Mahmud Hanafi (16 ), dan Sofyan (15). Sementara 20 orang lainnya mengalami luka.

Polres Metro Tangerang menetapkan Rizki sebagai tersangka. Rizki dikenakan Pasal 310 ayat 3 dan 4 juncto Pasal 160 Ayat 1 juncto Pasal 137 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman pidana penjara enam tahun.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X