Kisah Inspiratif Pak Kinong, Penggagas Bemo Baca di Jakarta...

Kompas.com - 07/12/2018, 20:29 WIB
Bemo baca Sutino (58) atau Pak Kinong. Foto diambil Jumat (7/12/2018). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELABemo baca Sutino (58) atau Pak Kinong. Foto diambil Jumat (7/12/2018).

Pak Kinong berkeliling ke sekolah-sekolah seperti PAUD, TK, dan SD yang berada di gang-gang sempit setiap hari pada pukul 09.00 hingga 15.00.

Baca juga: Akhir Perjalanan Bemo di Ibu Kota...

Sebelum berkeliling dengan bemo bacanya, ia menjadi sopir bemo terlebih dahulu.

Sore hari setelah berkeliling sekolah, Pak Kinong kembali menjadi sopir bemo.

"Pas pagi narik sebagai sopir bemo, saya bisa dapat Rp 100.000. Sore juga bisa Rp 100.000, tetapi kan penghasilan sebagai sopir bemo itu enggak menentu," kata Pak Kinong.

Baca juga: Sebelum Saya Mati, Saya Akan Tetap Buka Toko Onderdil Bemo Ini

Rutinitas itu ia lakukan sejak tahun 2013 hingga pertengahan 2017.

"Setelah lebaran tahun lalu, saya berhenti jadi sopir bemo karena pemerintah melarang keberadaan bemo di Jakarta. Saya enggak bisa jadi sopir lagi," ujarnya. 

Berhenti jadi sopir bemo

Sejak pemerintah melarang operasional bemo, Pak Kinong beralih profesi menjadi pedagang makanan. 

Ayah tujuh orang anak itu harus memenuhi kebutuhan keluarga setelah ia kehilangan mata pencaharian.

Ia tak lagi berkeliling mencari penumpang dan menjual makanan dengan bemo kesayangannya.

Baca juga: Penjual Onderdil Bemo Pun Kehilangan Asa...

Pak Kinong hanya membuka bemo baca di depan gang rumahnya. Ia mempersilakan anak-anak membaca dan meminjam buku.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Melonjak, Pasien di RSPI Sulianti Saroso Terus Bertambah

Kasus Covid-19 Melonjak, Pasien di RSPI Sulianti Saroso Terus Bertambah

Megapolitan
7 Pengedar Narkoba Ditangkap, Edarkan 75 Kg Ganja Pakai Bungkusan Dodol

7 Pengedar Narkoba Ditangkap, Edarkan 75 Kg Ganja Pakai Bungkusan Dodol

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Polisi Akan Panggil Anji dan Hadi Pranoto | Tukang Becak Meninggal di Atas Becaknya, Reaktif Covid-19

[POPULER JABODETABEK] Polisi Akan Panggil Anji dan Hadi Pranoto | Tukang Becak Meninggal di Atas Becaknya, Reaktif Covid-19

Megapolitan
Jakarta Catat 4 Kali Lonjakan Kasus Covid-19 Dua Pekan Terakhir, Berikut Datanya

Jakarta Catat 4 Kali Lonjakan Kasus Covid-19 Dua Pekan Terakhir, Berikut Datanya

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Peraturan Denda Progresif bagi Pelanggar PSBB

Pemprov DKI Susun Peraturan Denda Progresif bagi Pelanggar PSBB

Megapolitan
6 Sekolah di Bekasi Gelar Simulasi KBM Tatap Muka, Kemendikbud: Melanggar SKB 4 Menteri

6 Sekolah di Bekasi Gelar Simulasi KBM Tatap Muka, Kemendikbud: Melanggar SKB 4 Menteri

Megapolitan
Sistem Tilang Elektronik di Depok Akan Dipasang dalam 3 Tahap

Sistem Tilang Elektronik di Depok Akan Dipasang dalam 3 Tahap

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Terus Melonjak, PSI Dorong Anies Ambil Kebijakan Rem Darurat

Kasus Covid-19 di Jakarta Terus Melonjak, PSI Dorong Anies Ambil Kebijakan Rem Darurat

Megapolitan
Tawuran Berkali-kali Terjadi di Johar Baru, 4 Orang Ditangkap

Tawuran Berkali-kali Terjadi di Johar Baru, 4 Orang Ditangkap

Megapolitan
Dua Bulan Pelonggaran PSBB, Kasus Covid-19 di Depok Melonjak

Dua Bulan Pelonggaran PSBB, Kasus Covid-19 di Depok Melonjak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Mayoritas Jakarta Cerah Berawan, Bogor Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Mayoritas Jakarta Cerah Berawan, Bogor Hujan

Megapolitan
Kisah Wartawan Positif Covid-19, Takut OTG sampai Akhirnya Terinfeksi

Kisah Wartawan Positif Covid-19, Takut OTG sampai Akhirnya Terinfeksi

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus di Depok: Tambah 28 Kasus, Temuan Terbanyak Sejak Pelonggaran PSBB

UPDATE 4 Agustus di Depok: Tambah 28 Kasus, Temuan Terbanyak Sejak Pelonggaran PSBB

Megapolitan
Depok Akan Terapkan Tilang Elektronik Mulai September, Kamera ETLE Dipasang di 2 Lokasi

Depok Akan Terapkan Tilang Elektronik Mulai September, Kamera ETLE Dipasang di 2 Lokasi

Megapolitan
Evaluasi Hari Pertama Ganjil Genap DKI, Pelanggar Capai 1.195 Kendaraan

Evaluasi Hari Pertama Ganjil Genap DKI, Pelanggar Capai 1.195 Kendaraan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X