Dua Kelompok Pemuda Berkelahi di Tempat Karaoke di Cikupa, 2 Orang Terluka

Kompas.com - 08/12/2018, 14:15 WIB
Ilustrasi 
ShutterstockIlustrasi

TANGERANG, KOMPAS.com - Dua pemuda berinisial BK dan BY menderita luka tusuk disebabkan perkelahian yang terjadi di Karaoke Keluarga Locus, Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (7/12/2018) dini hari.

Kejadian itu mengakibatkan keduanya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Kejadian pertikaian adalah urusan pribadi, jangan sampai meluas atau membesar menjadi pertikaian kelompok atau etnis," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (8/12/2018).

Perkelahian berawal saat seorang warga, EK, bersama sejumlah temannya yang baru keluar dari tempat karaoke adu mulut dengan seorang juru parkir, BS. Cekcok tersebut mengakibatkan perkelahian antara kelompok EK dengan BS.


EK yang kalah jumlah dibanding teman-teman BS kemudian melarikan diri untuk memanggil rekannnya yang lain. EK kembali datang membawa lebih banyak rekannya ke lokasi awal. Bentrokan kembali terjadi dan mengakibatkan rekan BS, BK dan BY mengakami luka tusuk oleh kelompok EK.

Sabilul mengatakan, pihaknya masih mengejar kelompok EK yang melakukan penusukan tersebut. Polisi juga masih mendalami penyebab awal kericuhan. Tempat Karaoke Locus ditutup sementara guna proses pemeriksaan.

"Salah satu pelaku terduga penusukan pada peristiwa itu melarikan diri. Kami menegaskan kepada yang bersangkutan untuk segera menyerahkan diri," ujar Sabilul.

" Tempat karaoke untuk sementara akan kami tutup guna kepentingan pemeriksaan. Kami juga (minta) agar tidak ada kelompok yang merasa berkuasa di wilayah hukum Polresta Tangerang," kata Sabilul.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X