Bus Transjakarta Dicoret, Anies Bilang Vandalisme Tak Bisa Dibiarkan

Kompas.com - 10/12/2018, 13:19 WIB
Aksi vandalisme terjadi usai laga sepak bola antara Persija dan Mitra Kukar dalam Liga 1 digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (9/12/2018). PT TransjakartaAksi vandalisme terjadi usai laga sepak bola antara Persija dan Mitra Kukar dalam Liga 1 digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (9/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, suporter Persija Jakarta atau Jakmania bersikap tertib saat menyaksikan klub jagoannya bertanding melawan Mitra Kukar dalam pertandingan Liga 1, Minggu (9/12/2018) kemarin.

Anies menyampaikan hal itu saat ditanya tentang bus transjakarta yang dicoret dengan tulisan 'JKT DAY' seusai laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) itu. Menurut Anies, jangan karena adanya aksi vandalisme itu, Jakmania dicap melanggar aturan.

"Kasihan Jakmania, karena ratusan ribu yang kemarin (menonton pertandingan) itu tertib, jangan dianggap mereka melanggar," kata Anies di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (10/12/2018).

Baca juga: Vandalisme Usai Liga 1 2018, Bus Transjakarta Dicoret JKT DAY

Secara umum, kata Anies, pertandingan Persija versus Mitra Kukar berlangsung aman dan tenang. 

Namun, ia menegaskan, aksi vandalisme tidak bisa dibiarkan. "Vandalisme itu tidak bisa dibiarkan, harus ditegakkan aturannya, kami nanti lihat siapa pelakunya," kata Anies.

Bus transjakarta dengan nomor MYS-17078 dicoret orang yang tidak bertanggung jawab dengan tulisan 'JKT DAY'. PT Transjakarta akan melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib.

Keterangan saksi maupun rekaman kamera CCTV akan dijadikan barang bukti saat melapor. PT Transjakarta ingin pelaku vandalisme ditindak tegas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Megapolitan
Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X