Kompas.com - 10/12/2018, 19:42 WIB
Acara penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Propertindo dan sebuah perusahaan asal Finlandia, Fortum terkait pembangunan intermediate treatment facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/12/2016). Alsadad RudiAcara penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Propertindo dan sebuah perusahaan asal Finlandia, Fortum terkait pembangunan intermediate treatment facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/12/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Fasilitas pengolahan sampah atau intermediate treatment facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara mulai dibangun Desember ini. 

Hal tersebut disampaikan Direktur Pengembangan Bisnis PT Jakarta Propertindo Hanief Arie Setianto setelah beraudiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Utara, Senin (10/12/2018) siang.

"Melaporkan progres persiapan pembangunan, rencana groundbreaking yang segera dilakukan. Rencana bulan ini juga," kata Hanief.

Baca juga: ITF Sunter Jadi Proyek Strategis Presiden Jokowi Terkait Energi

Hanief mengatakan, saat ini, perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkumgan (AMDAL) ITF Sunter dalam tahap evaluasi akhir dan ditargetkan selesai bulan ini. 

Pembangunan ITF Sunter, lanjut dia, bersifat mendesak karena Jakarta belum mempunyai tempat pengelolaan sampah sendiri.

"Kalau kita lihat dua bulan ke belakang (ada masalah pengelolaan sampah) dengan Pemerintah Kota Bekasi. Jadi Jakarta amat mendesak untuk punya fasilitas pengelolaan sampah tersendiri," ujarnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: ITF Sunter Akan Ubah 2.200 Ton Sampah Per Hari Jadi 35 Megawatt Listrik

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, ITF Sunter akan mengolah 2.200 ton sampah per hari dan menghasilkan 35 megawatt.

ITF Sunter akan dibangun PT Jakarta Propertindo bekerja sama dengan perusahaan publik yang bermarkas di Finlandia, Fortum Power and Heat Oy.

Kerja sama melalui skema build, operate, and transfer (BOT) selama 25 tahun. Pembangunan ITF Sunter diprediksi memakan waktu hingga dua tahun.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Depok Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Terbanyak Kedua Selama Pandemi

UPDATE: Depok Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Terbanyak Kedua Selama Pandemi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Mayoritas Jabodetabek Berawan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Mayoritas Jabodetabek Berawan

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksinasi Keliling Jakarta, Kamis 5 Agustus 2021

Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksinasi Keliling Jakarta, Kamis 5 Agustus 2021

Megapolitan
Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Megapolitan
Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Megapolitan
Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Megapolitan
Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Megapolitan
Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Megapolitan
23 Dosen-Staf Universitas Mercu Buana Disebut Dipecat Tanpa Pesangon, Ini Penjelasan Pihak Kampus

23 Dosen-Staf Universitas Mercu Buana Disebut Dipecat Tanpa Pesangon, Ini Penjelasan Pihak Kampus

Megapolitan
Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Megapolitan
24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

Megapolitan
Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Megapolitan
Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X