Bus JA Connexion STTD Cibitung-Bandara Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi

Kompas.com - 10/12/2018, 22:01 WIB
Peluncuran layanan bus Bandara Soekarno-Hatta, Jabodetabek Airport (JA) Connexion yang melayani rute dari dan menuju kawasan Pondok Gede, Bekasi dan sekitarnya, di Atrium Pondok Gede, Kamis (18/10/2018). Agra MasPeluncuran layanan bus Bandara Soekarno-Hatta, Jabodetabek Airport (JA) Connexion yang melayani rute dari dan menuju kawasan Pondok Gede, Bekasi dan sekitarnya, di Atrium Pondok Gede, Kamis (18/10/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) resmi mengoperasikan bus JA Connexion dengan rute Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Cibitung-Bandara Soekarno Hatta, Senin (10/12/2018).

Sekretaris BPTJ Hindro Surahmat mengatakan, pembukaan rute baru tersebut karena terdapat area permukiman warga dan Hotel Odua STTD, Cibitung, Kabupaten Bekasi.

"Ada pergerakan masyarakat di sini yang harus difasilitasi. JA Connexion ini justru mengurangi beban kendaraan pribadi, kami dorong masyarakat pakai transportasi umum," kata Hindro di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin. 

Baca juga: Bus Bandara JA Connexion Hadir di 5 Mall Besar di Bogor

Bus ini beroperasional setiap hari mulai pukul 04.00 hingga pukul 20.00 dengan jarak waktu antar bus 60 menit.

Terdapat empat unit bus berkapasitas maksimal 50 orang per bus yang siap melayani warga. 

"Dalam sebulan ke depan, kami tetapkan tarif promo Rp 25.000. Harga normalnya yang nantinya akan berlaku berkisar Rp 35.000-40.000," ujar Hindro.

Baca juga: BPTJ Operasikan Bus JA Connexion dari Bogor ke Bandara Soekarno-Hatta

Jika animo masyarakat tinggi, pihaknya akan berupaya menambah jumlah bus JA Connexion. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

Megapolitan
Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Bukan Asli Betawi, 'Lu', 'Gue', 'Cincong' Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Bukan Asli Betawi, "Lu", "Gue", "Cincong" Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Megapolitan
[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

Megapolitan
Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Megapolitan
Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Megapolitan
Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X