Kompas.com - 11/12/2018, 18:53 WIB
Polisi menangkap dan menetapkan Hercules sebagai tersangka dalam kasus penguasaan lahan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu (21/11/2018). RIMA WAHYUNINGRUMPolisi menangkap dan menetapkan Hercules sebagai tersangka dalam kasus penguasaan lahan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu (21/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat telah melimpahkan berkas perkara kasus perusakan dan perbuatan tidak menyenangkan dengan tersangka Hercules Rosario Marshal ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Berkas perkara tersebut terkait perkara penguasaan lahan PT Nila Alam di Kalideres, Jakarta Barat, oleh Hercules dan kelompoknya. 

"Sudah tahap satu (penyerahan berkas), dengan penyelidikan jaksa kami tunggu nanti setelah P21 (berkas lengkap). Kami serahkan (berkas lainnya ke kejaksaan)," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kembangan, Selasa (11/12/2018).

Berkas perkara kasus Hercules telah diterima Kejaksaan Negeri Jakarta Barat pada Senin kemarin.

Baca juga: Kelompok Hercules, dari Kuasai Lahan hingga Berakhir di Penjara

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edy Subhan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan akan mengembalikan berkas apabila masih ada kekurangan.

"Berkas tahap 1 baru masuk kemarin. Masih diteliti JPU," kata Edy.

Hercules disebut terlibat dalam kasus penguasaan lahan milik PT Nila Alam di Jalan Daan Mogot KM 18, Kalideres, Jakarta Barat. Hercules bersama kelompoknya menguasai lahan tersebut sejak 8 Agustus hingga 6 November 2018. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia diciduk polisi saat sedang berada di kediamannya di Kebon Jeruk Indah, Kembangan, Jakarta Barat pada 21 November 2018. Hercules dikenakan Pasal 170 KUHP tentang perusakan terhadap barang atau orang, serta Pasal 335 KUHP tentang perbuatan yang tidak menyenangkan.

Ancaman hukuman terhadapanya adalah penjara maksimal tujuh tahun.

Baca juga: Lahan yang Dikuasai Kelompok Hercules adalah Tanah Bersertifikat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isi Inmendagri, PPKM Level 2 di Jakarta sampai 13 Desember

Isi Inmendagri, PPKM Level 2 di Jakarta sampai 13 Desember

Megapolitan
Mulai Hari Ini Jakarta Kembali Berstatus PPKM Level 2

Mulai Hari Ini Jakarta Kembali Berstatus PPKM Level 2

Megapolitan
Babak Baru Formula E di Jakarta: Politikus Jadi Panitia, KPK Diminta Ikut Awasi

Babak Baru Formula E di Jakarta: Politikus Jadi Panitia, KPK Diminta Ikut Awasi

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Idap Demensia, Bilang Hendak Kerja padahal Sudah Pensiun

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Idap Demensia, Bilang Hendak Kerja padahal Sudah Pensiun

Megapolitan
Marak Kasus Pelecehan Seksual, Masih Layakkah Depok Sandang Status Kota Layak Anak?

Marak Kasus Pelecehan Seksual, Masih Layakkah Depok Sandang Status Kota Layak Anak?

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Megapolitan
Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Megapolitan
Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.