Transjakarta: Pelanggan Tumbuh 22 Persen Per Tahun

Kompas.com - 11/12/2018, 20:56 WIB
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membuka layanan reguler baru untuk rute perjalanan yakni Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Gondangdia dan kembali lagi menuju Stasiun Tanah Abang. Layanan ini mulai beroperasi sejak Senin (8/10/2018). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAPT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membuka layanan reguler baru untuk rute perjalanan yakni Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Gondangdia dan kembali lagi menuju Stasiun Tanah Abang. Layanan ini mulai beroperasi sejak Senin (8/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph menyebut, pertumbuhan pelanggan bus transjakarta mencapai 22 persen per tahun sejak tiga tahun terakhir.

"22 persen itu bagus atau enggak? Ya sekarang saja inflasi 5 persen, jadi ini kira-kira empat kalinya inflasi, we should be proud as citizen of DKI," kata Joseph di Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2018).

Joseph mengatakan, pertumbuhan ini didorong perluasan pelayanan melalui unit pengumpan atau feeder yang beroperasi di luar 13 koridor yang ada.

Baca juga: Tanggapan PT Transjakarta tentang Diskresi Polisi untuk Busway

Kini, Transjakarta punya 41 rute koridor, 15 rute transjabodetabek, tujuh rute bus wisata Jakarta, 46 integrasi rute non-BRT, 21 layanan permukiman (bus rusun), dua layanan gratis, dan 22 bus pengumpan kecil.

Persentase pertumbuhan rute mencapai 379 persen selama tiga tahun dengan total 110 rute per Agustus 2018.

Menurut dia, penambahan rute secara masif ini membuat jumlah pelanggan meningkat 53 persen setiap hari selama 2017-2018.

Joseph mengatakan, kini pihaknya fokus merambah sudut-sudut Jakarta dan sekitarnya yang belum tersentuh angkutan umum.

Baca juga: Transjakarta Luncurkan Mikrobus Jurusan Tanah Abang-Jalan Tawakal

Ia memastikan, semua jalan di Jakarta akan dijangkau transjakarta.

"Semua daerah di DKI akan kami cover, enggak usah worry. Beli sarung buat mobil dan motornya," ujar Joseph.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Pengguna Skuter Listrik yang Tewas Ditabrak Mobil Dapat Santunan Rp 50 Juta

Keluarga Pengguna Skuter Listrik yang Tewas Ditabrak Mobil Dapat Santunan Rp 50 Juta

Megapolitan
Ini Alasan Buruh Kota Bekasi Dorong UMK 2020 Jadi Rp 4,9 Juta

Ini Alasan Buruh Kota Bekasi Dorong UMK 2020 Jadi Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Megapolitan
Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Megapolitan
Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Megapolitan
Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Megapolitan
BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

Megapolitan
Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Megapolitan
Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Megapolitan
YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

Megapolitan
Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X