Kodam Jaya Minta Pengeroyok Anggota TNI Serahkan Diri

Kompas.com - 12/12/2018, 17:33 WIB
Kawasan Pertokoan Arundina, Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIKawasan Pertokoan Arundina, Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya/Jayakarta Kolonel Inf Kristomei Sianturi mengatakan, pihaknya berharap para pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI di pertokoan Arundina, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Senin (10/12/2018) menyerahkan diri.

"Harapan kita kepada pelaku agar cepat menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib, artinya mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Kristomei saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/12/2018).

Ia juga berharap, permasalahan ini bisa cepat berakhir serta tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan wilayah DKI Jakarta.

Terkait kasus pengeroyokan ini, Kristomei mengimbau kepada masyarakat agar bisa menahan emosi dan tidak melakukan tindakan yang merugikan.


"Kita mengimbau kepada masyarakat agar sama-sama tidak emosi, bisa menahan diri, tidak melakukan tindakan-tindakan yang bersifat provokasi, main hakim sendiri sehingga dapat merugikan dan meresahkan keamanan masyatakat," ujar Kristomei.

Baca juga: Sebelum Polsek Ciracas Dibakar, Jalan Ditutup oleh Orang Tak Dikenal

Kasus pengeroyokan itu berawal saat seorang anggota TNI AL dan anaknya yang baru selesai memperbaiki sepeda motor berencana makan di warung di samping minimarket Arundina pada Senin lalu.

Saat hendak parkir, knalpot motor Komaruddin berasap. Dia turun dan memeriksa bagian mesin motor.

Lalu, salah satu juru parkir menggeser motornya tanpa diketahui anggota TNI itu sehingga membuat kepala anggota TNI terbentur motor. Anggota TNI ini kemudian menegur sang juru parkir.

Tukang parkir terlihat tidak terima ditegur sehingga berkembang jadi perkelahian dan berujung pada pengeroyokan anggota TNI tersebut.

Baca juga: Perusakan Polsek Ciracas Bermula dari Soal Parkir, Anies Panggil UPT Perparkiran

Dalam kasus ini, ada empat pelaku pengeroyokan. Seorang pelaku berinisial AP sudah ditangkap pihak kepolisian, sedangkan tiga pelaku lainnya, yakni I, H, dan D masih dalam pengejaran polisi.

Pengeroyokan ini berujung pada pembakaran Markas Polsek Ciracas oleh sekelompok massa yang diduga tidak puas akan langkah polisi dalam menangani perkelahian antara anggota TNI dan juru parkir tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Krisis Makam, TPU Pondok Ranggon Overload Pada Januari 2020

Krisis Makam, TPU Pondok Ranggon Overload Pada Januari 2020

Megapolitan
Nunung Akan Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Hari Ini

Nunung Akan Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Hari Ini

Megapolitan
Fraksi PAN Kritik Sanitasi Air di Jakarta Pada 2 Tahun Kepemimpinan Anies

Fraksi PAN Kritik Sanitasi Air di Jakarta Pada 2 Tahun Kepemimpinan Anies

Megapolitan
12 Klaim Keberhasilan Anies Selama 2 Tahun Pimpin Jakarta

12 Klaim Keberhasilan Anies Selama 2 Tahun Pimpin Jakarta

Megapolitan
Ketika Wiranto dan Kivlan Zen Disatukan Nasib, Berseteru dan Bersimpati di RSPAD

Ketika Wiranto dan Kivlan Zen Disatukan Nasib, Berseteru dan Bersimpati di RSPAD

Megapolitan
Catatan Fraksi PDI-P di 2 Tahun Kepemimpinan Anies, dari Penanganan Banjir hingga Rumah DP 0 Rupiah

Catatan Fraksi PDI-P di 2 Tahun Kepemimpinan Anies, dari Penanganan Banjir hingga Rumah DP 0 Rupiah

Megapolitan
Anies Klaim Tingkat Kemacetan Jakarta pada 2018 Menurun dibandingkan 2017

Anies Klaim Tingkat Kemacetan Jakarta pada 2018 Menurun dibandingkan 2017

Megapolitan
Evaluasi 2 Tahun Anies Jadi Gubernur, PKS Sebut Realisasi Rumah DP 0 Lambat

Evaluasi 2 Tahun Anies Jadi Gubernur, PKS Sebut Realisasi Rumah DP 0 Lambat

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Merupakan PHL Pemkot Jakarta Barat

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Merupakan PHL Pemkot Jakarta Barat

Megapolitan
Regulasi Sudah Dipermudah, Pemerintah Harap Banyak Kapal Pesiar Asing Masuk Indonesia

Regulasi Sudah Dipermudah, Pemerintah Harap Banyak Kapal Pesiar Asing Masuk Indonesia

Megapolitan
2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Klaim Bangun 4 Rumah Aman Anak dan Perempuan

2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Klaim Bangun 4 Rumah Aman Anak dan Perempuan

Megapolitan
Anies Masuki Masa Jabatan 2 Tahun Tanpa Wagub

Anies Masuki Masa Jabatan 2 Tahun Tanpa Wagub

Megapolitan
Kondisi Terkini Wiranto Setelah Insiden Penusukan Enam Hari Lalu

Kondisi Terkini Wiranto Setelah Insiden Penusukan Enam Hari Lalu

Megapolitan
Anies Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Selama 2 Tahun Pemerintahannya

Anies Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Selama 2 Tahun Pemerintahannya

Megapolitan
Kelihaian Djeni Tipu Sana Sini hingga Raup Miliaran Rupiah...

Kelihaian Djeni Tipu Sana Sini hingga Raup Miliaran Rupiah...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X