Kompas.com - 13/12/2018, 11:31 WIB
Kondisi tanggul Kali Bekasi di Jalan Raya Cipendawa, Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (13/12/2018). Sudah lebih dari setahun tanggul ini rusak dan belum diperbaiki. KOMPAS.com/DEAN PAHREVIKondisi tanggul Kali Bekasi di Jalan Raya Cipendawa, Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (13/12/2018). Sudah lebih dari setahun tanggul ini rusak dan belum diperbaiki.

BEKASI, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, tanggul Kali Bekasi di Jalan Raya Cipendawa, Rawalumbu, Kota Bekasi yang selama ini rusak berat akan diperbaiki awal tahun 2019.

Tri mengatakan, perbaikan tanggul itu akan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Ia mengatakan, persoalan Kali Bekasi merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

"Alhamdulillah pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR memberikan respon positif, dan kepastian mengenai perbaikam tanggul Kali Bekasi di awal tahun 2019," tulis Tri dalam akun media sosialnya, Rabu (12/12/2018).

Baca juga: Turap Jalan Raya Cipendawa di Bekasi Amrol akibat Terkikis

Tri menjelaskan, kerusakan tanggul Kali Bekasi sudah berlangsung selama satu tahun lebih dan belum ada perbaikan. Akibat kerusakan tanggul itu, selama setahun arus lalu lintas di Jalan Raya Cipendawa diterapkan sistem satu arah. 

Hal itu kemudian kerap menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

"Insya Allah dengan diperbaikinya tanggul dan Jalan Raya Cipendawa, arus lalu lintas ke dua arah akan normal kembali, berdampak positif bagi aktivitas masyarakat sekitar yang melintas," lanjut Tri.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Yudianto mengatakan, tahun 2019 BBWSCC akan memperbaiki dua tanggul DAS (Daerah Aliran Sungai) di wilayah Kota Bekasi.

"Rencana kegiatan perbaikan di dua titik tebing DAS Kali Bekasi yang rusak, pertama di Jalan Cipendawa, dan di Jalan Ekspres Raya di Perumahan Kemang Pratama tahun 2019 oleh BBWSCC," kata Yudianto.

Jalan Raya Cipendawa merupakan akses bagi truk-truk sampah  Pemprov DKI Jakarta yang membuang sampah ke TPA Bantargebang.

Baca juga: Dana Kemitraan dari DKI Belum Cukup Rampungkan Pembangunan Flyover Cipendawa dan Rawa Panjang



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarakkan Ramadhan, Pemprov DKI Gelar Konser Musik Jazz hingga Tur Virtual

Semarakkan Ramadhan, Pemprov DKI Gelar Konser Musik Jazz hingga Tur Virtual

Megapolitan
Warga Tetap Curi Start Mudik meski Khawatir Sebarkan Covid-19 di Kampung Halaman

Warga Tetap Curi Start Mudik meski Khawatir Sebarkan Covid-19 di Kampung Halaman

Megapolitan
Diburu Setelah Serang Seorang Balita, Monyet Liar di Palmerah Ditangkap Warga

Diburu Setelah Serang Seorang Balita, Monyet Liar di Palmerah Ditangkap Warga

Megapolitan
Hotel di Menteng Dijaga Ketat TNI-Polri usai Puluhan Tamu Warga India Diduga Bikin Ricuh

Hotel di Menteng Dijaga Ketat TNI-Polri usai Puluhan Tamu Warga India Diduga Bikin Ricuh

Megapolitan
Tertimpa Pohon Tumbang di Kuningan Jaksel, Mobil Penyok, Pejalan Kaki Luka-luka

Tertimpa Pohon Tumbang di Kuningan Jaksel, Mobil Penyok, Pejalan Kaki Luka-luka

Megapolitan
Polresta Bogor Koordinasi dengan Polda Jabar soal Titik-titik Penyekatan Saat Masa Larangan Mudik

Polresta Bogor Koordinasi dengan Polda Jabar soal Titik-titik Penyekatan Saat Masa Larangan Mudik

Megapolitan
454 WN India Masuk ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada 11-22 April 2021

454 WN India Masuk ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada 11-22 April 2021

Megapolitan
Penginapan di Tebet Jadi Tempat Prostitusi Anak, Plt Wali Kota: Bisa Disegel Satpol PP

Penginapan di Tebet Jadi Tempat Prostitusi Anak, Plt Wali Kota: Bisa Disegel Satpol PP

Megapolitan
Pengemudi Porsche Masuk Jalur Transjakarta di Kebayoran Lama, Polisi Cek Kamera ETLE

Pengemudi Porsche Masuk Jalur Transjakarta di Kebayoran Lama, Polisi Cek Kamera ETLE

Megapolitan
Kasus Prostitusi Online Anak di Tebet, Polisi Dalami Keterlibatan Pemilik Penginapan

Kasus Prostitusi Online Anak di Tebet, Polisi Dalami Keterlibatan Pemilik Penginapan

Megapolitan
Mayat Ditemukan Membusuk di Cideng, Kondisi Setengah Bugil dan Luka Bakar

Mayat Ditemukan Membusuk di Cideng, Kondisi Setengah Bugil dan Luka Bakar

Megapolitan
PT KAI Sebut Tak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Senen dan Gambir

PT KAI Sebut Tak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Senen dan Gambir

Megapolitan
Diduga Hilang Kendali, Pengemudi Mobil BMW Tabrak Pemotor di Sudirman

Diduga Hilang Kendali, Pengemudi Mobil BMW Tabrak Pemotor di Sudirman

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Usul SPBU Ditutup untuk Cegah Pemudik Nekat

Ketua DPRD DKI Usul SPBU Ditutup untuk Cegah Pemudik Nekat

Megapolitan
Polisi Tetapkan 7 Muncikari Prostisusi Online Anak di Tebet sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan 7 Muncikari Prostisusi Online Anak di Tebet sebagai Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X