Kali Krukut Meluap, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Selatan Tergenang

Kompas.com - 13/12/2018, 18:44 WIB
Luapan Kali Krukut menggenangi permukiman warga di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/11/2016), akibat diguyur hujan deras. Nursita SariLuapan Kali Krukut menggenangi permukiman warga di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/11/2016), akibat diguyur hujan deras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan deras menyebabkan ruas jalan di Jakarta Selatan tergenang pada Kamis (13/12/2018) sore.

Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut ada empat ruas jalan yang tergenang sejak pukul 16.30.

Pertama, di Jalan Saraswati, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Kemudian di Jalan Fatmawati, Gandaria Selatan, Kebayoran Baru dengan ketinggian genangan 10 hingga 20 sentimeter.

Baca juga: Hulu Kali Angke Siaga II, Kembangan Utara Tergenang hingga 50 Cm


Di Kemang, genangan muncul di Jalan Kemang Raya dan Jalan Taman Kemang dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter.

Sementara itu, di Jalan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, genangan mencapai 20 sentimeter.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Holi Susanto mengatakan, banjir di Kemang sudah surut pada pukul 18.20.

Baca juga: Hujan Deras, Jalan Daan Mogot Jakbar Tergenang 30 Cm

"( Banjir) Kemang sudah surut," kata Holi ketika dihubungi Kamis petang.

Holi menyebut banjir yang terjadi sore ini disebabkan Kali Krukut yang meluap.

"Air Krukut lagi tinggi," ujar Holi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X