Pengemudi Ojek yang Dapat Mini Cooper Tak Dikenai Pajak Hadiah

Kompas.com - 14/12/2018, 20:50 WIB
Seorang pengemudi ojek online, Dedi Heryadi (36), mendapatkan sebuah mobil Mini Chooper dengan harga Rp 12.000 saat mengikuti hari belanja online nasional (Harbolnas) Bukalapak, Rabu (12/12/2018). DOK.DEDI HERYADISeorang pengemudi ojek online, Dedi Heryadi (36), mendapatkan sebuah mobil Mini Chooper dengan harga Rp 12.000 saat mengikuti hari belanja online nasional (Harbolnas) Bukalapak, Rabu (12/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Corporate Communication Manager Bukalapak, Evi Andarini mengatakan, peraih mobil Mini Cooper pada promo hari belanja online nasional (Harbolnas) Bukalapak, yaitu Dedi Heriyadi, tidak dikenakan pajak hadiah.

Evi mengatakan, mobil yang didapatkannya bukan sebuah hadiah tetapi lewat aktivitas pembelian pada umumnya.

"Ini bukan hadiah soalnya," kata Evi melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Jumat (14/12/2018).

Baca juga: Cerita Pengemudi Ojek Online yang Dapat Mini Cooper Rp 12.000 Saat Harbolnas

Evi mengemukakan, Dedi hanya perlu membayar pajak mobil yang didapatkannya serta membayar pengurusan sejumlah dokumen kepemilikan mobil.

"Jadi yang dia bayar adalah pajak mobil, untuk urus surat dan lain-lain," kata Evi.

Dedi Heriyadi, pengemudi ojek online, mendapatkan sebuah mobil Mini Cooper seharga Rp 12.000 saat promo Harbolnas Bukalapak, Rabu lalu. Dedi mengaku belum memiliki rencana untuk mobil yang didapatkannya itu.

Dedi akan melihat biaya yang harus dikeluarkannya untuk mobil tersebut sebelum akhirnya mengambil keputusan apakah akan menjualnya atau menggunakan mobil itu untuk keluarganya.

"Kalau itu belum kepikiran apa-apa, mobilnya belum kelihatan. Entar kalau ada kelihatan mungkin baru diputuskan. Perlu ngeluarin biaya berapa, keputusannya bagaimana. Kan saya tukang ojek, sekali-sekali ngajak istri jalan-jalan naik mobil Cooper keren kan, hehehe," ujar Dedi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
Dihentikan Karena Lintasi Jalur Sepeda, Pengemudi Ojol Protes ke Petugas Dishub

Dihentikan Karena Lintasi Jalur Sepeda, Pengemudi Ojol Protes ke Petugas Dishub

Megapolitan
Pasar Senen Jaya Blok I dan Blok II Akan Dibangun Kembali

Pasar Senen Jaya Blok I dan Blok II Akan Dibangun Kembali

Megapolitan
 Seribu Alasan Pengendara Motor yang Naik JPO Dekat Sudinhub Jakut...

Seribu Alasan Pengendara Motor yang Naik JPO Dekat Sudinhub Jakut...

Megapolitan
CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

Megapolitan
Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Megapolitan
Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Megapolitan
Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Megapolitan
Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Megapolitan
Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X