Pembangunan Stadion BMW Tak Hanya Andalkan Dana Pemprov DKI

Kompas.com - 16/12/2018, 14:33 WIB
Kondisi lapangan stadion BMW, di Jakarta Utara, Kamis (23/11/2017). Stadion BMW direncanakan akan dibangun dengan standar internasionalKompas.com/Setyo Adi Kondisi lapangan stadion BMW, di Jakarta Utara, Kamis (23/11/2017). Stadion BMW direncanakan akan dibangun dengan standar internasional

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tidak hanya mengandalkan dana berupa penyertaan modal daerah (PMD) dari Pemprov DKI Jakarta untuk membangun stadion bertaraf internasional di Taman BMW, Sunter, Jakarta Utara.

Jakpro merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta yang ditugaskan untuk membangun stadion yang akan jadi kandang Persija Jakarta itu. Corporate Secretary Jakpro Hani Sumarno mengatakan, pembangunan stadion dikhawatirkan terhambat jika hanya bergantung pada dana PMD.

"Semangatnya adalah kami enggak mau tergantung hanya pada PMD sehingga bisa mengganggu jalannya proses pembangunan," ujar Hani, Minggu (16/12/2018).

Baca juga: Stadion BMW Dibangun Januari atau Februari 2019


Sebagai solusinya, Jakpro akan membuka peluang kerja sama public private partnership (PPP) dengan pihak swasta untuk membangun stadion BMW. Dengan demikian, pembangunan stadion itu bisa rampung sesuai target, yakni pada Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta Tahun 2022.

"Gimana caranya supaya tahun 2020, 2021, bisa dapat pembiayaan lagi yang bisa mengejar target launching bulan Mei atau Juni 2022, (pendanaan) melalui PPP," kata Hani.Hani menambahkan, biaya investasi atau dana yang dibutuhkan untuk membangun stadion BMW mencapai Rp 4,5 triliun. Jakpro mendapatkan PMD Rp 900 miliar dari APBD DKI 2019 untuk tahap awal pembangunan stadion tersebut.

"Biaya investasi totalnya itu Rp 4,54 triliun, tapi tahun pertama ini Rp 900 miliar (PMD dari APBD 2019)," ucap dia.

Stadion BMW rencananya mulai dibangun pada Januari atau Februari 2019. Pembangunan stadion itu membutuhkan waktu sekitar 3,5 tahun.

Baca juga: Anggaran Pembangunan Stadion BMW Diusulkan Rp 900 Miliar pada RAPBD 2019

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Megapolitan
Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Megapolitan
Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Megapolitan
Close Ads X