Seratusan Miliar Dana Konsinyasi Pembebasan Lahan Tol Cijago Dititipkan ke PN Depok

Kompas.com - 18/12/2018, 07:41 WIB
Proyek pembangunan Tol Cijago II, di Jalan Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (24/02/2018). Proyek tersebut menghubungkan Tol Jagorawi menuju Cinere. Tol Cijago sudah beroperasi dari Tol Jagorawi sampai Simpang Juanda Depok, dan dilanjutkan pemangunannya dari Simpang Juanda hingga Jalan Margonda Raya Depok. MAULANA MAHARDHIKAProyek pembangunan Tol Cijago II, di Jalan Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (24/02/2018). Proyek tersebut menghubungkan Tol Jagorawi menuju Cinere. Tol Cijago sudah beroperasi dari Tol Jagorawi sampai Simpang Juanda Depok, dan dilanjutkan pemangunannya dari Simpang Juanda hingga Jalan Margonda Raya Depok.
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Dana konsinyasi ganti rugi pembebasan lahan pembangunan seksi 2 Tol Cinere Jagorawi ( Cijago) telah dititipkan oleh PT Translingkar Kita Jaya, pelaksana proyek Tol Cijago, di Pengadilan Negeri Depok. Nilainya seratusan miliar.

Ketua Pengadilan Negeri Depok Sobandi mengatakan, dana konsinyasi tersebut dapat diambil warga di Pengadilan Negeri Depok.

“Untuk mencairkan dana konsinyasi, warga hanya perlu memperlihatkan surat atau tanda bukti yang sah atas kepemilikan lahan atau bangunannya. Jumlah uangnya saya kurang hafal, datanya ada di panitera. Kemungkinan totalnya bisa mencapai seratusan miliar,” kata Sobandi saat dihubungi wartawan, Senin (17/12/2018).

Baca juga: Warga Larang Truk Proyek Tol Serpong-Cinere Lintasi Perumahan


Sobandi mengatakan, dana tersebut bukan dikeluarkan oleh pengadilan, melainkan dari pengembang yang dititipkan di pengadilan.

“Konsinyasi itu seharusnya langsung diberikan oleh pengelola ke orang (pemilik lahan), tetapi karena hal lain, misalnya sedang bersengketa maka ditipkanlah ke pengadilan. Nah posisi uang itu saat ini ada di pengadilan,” ujar dia.

Menurut Sobandi, warga dapat mengambil dana itu kapan saja dengan menyertakan bukti kepemilikan lahan yang sah.

Ia mengatakan, nilai dana konsinyasi yang dibayarkan kepada warga itu berbeda-beda, tergantung luas lahan yang terkena proyek tol.

“Paling besar itu ada yang sampai Rp 15 miliar, ada juga yang paling kecil itu Rp 8 miliar tergantung luas tanahnya," kata dia.

Baca juga: PN Depok Eksekusi 20 Rumah di Lahan untuk Jalan Tol Cijago

Sobandi juga menyampaikan, proses pembebasan lahan Tol Cijago telah 90 persen rampung. Menurut dia, eksekusi lahan susulan akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Masih ada juga kok yang masih banding tetapi memang enggak banyak,” ucap Subandi

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Depok mengeksekusi 20 rumah yang berada di lahan untuk ruas Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi 2.

Dua puluh rumah yang terletak di Jalan Kukusan, Beji, Depok itu diratakan dengan alat berat, Rabu (12/12/2018).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gebrak Meja, Ketua DPRD DKI Memarahi Kadisbud soal Rekomendasi Penyelenggaran Formula E di Monas Dirahasiakan

Gebrak Meja, Ketua DPRD DKI Memarahi Kadisbud soal Rekomendasi Penyelenggaran Formula E di Monas Dirahasiakan

Megapolitan
Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

Megapolitan
Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Megapolitan
Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Megapolitan
Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Megapolitan
Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Megapolitan
Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Megapolitan
Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Megapolitan
Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Megapolitan
Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Megapolitan
Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Megapolitan
Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Megapolitan
Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Megapolitan
35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X