SeaWorld Ancol Luncurkan Jellyfish Sphere Berisi 1.000 Ubur-ubur

Kompas.com - 18/12/2018, 12:44 WIB
Spotted jellyfish, salah satu jenis ubur-ubur yang dipamerkan di Jellyfish Sphere SeaWorld Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSpotted jellyfish, salah satu jenis ubur-ubur yang dipamerkan di Jellyfish Sphere SeaWorld Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - SeaWorld Ancol di Jakarta Utara meluncurkan wahana terbaru mereka yaitu Jellyfish Sphere Selasa (18/12/2018). Wahana baru itu memamerkan sedikitnya 1.000 ekor ubur-ubur.

VP SeaWorld Ancol Rika Sudranto menyatakan, alasan pendirian Jellyfish Sphere tidak lepas dari kemunculan ubur-ubur di Pantai Ancol beberapa waktu lalu.

"Fenomena blooming ubur-ubur di Pantai Ancol yang sempat menghebohkan kini hadir dengan lebih anggun dan eksotik di dalam akuarium SeaWorld Ancol," kata Rika kepada awak media.

Baca juga: Ada Ubur-ubur di Pantai Ancol, Ini 4 Fakta agar Pengunjung Tak Perlu Khawatir

Menurut Rika, pendirian Jellyfish Sphere juga ditujukan untuk mengedukasi masyarakat terkait hewan ubur-ubur.

Selain itu, Jellyfish Sphere juga mendekatkan masyarakat yang ingin melihat langsung kecantikan ubur-ubur.

"Makanya kami menghadirkan ubur-ubur supaya mendekatkan diri, ubur-ubur seperti ini lho. Kalau sengaja ingin melihat kan jauh, harus ke Kalimantan, Papua, Sulawesi, atau Nusa Tenggara," ujar Rika.

Jellyfish Sphere mempunyai lima jenis ubur-ubur yang dipamerkan yaitu sea nettle, blubber jellyfish, upside-down jellyfish, moon jellyfish, dan spotted jellyfish.

Ubur-ubur sempat bermunculan di Pantai Ancol pada pertengahan Oktober lalu. Corporate Communication Ancol Taman Impian Rika Lestari saat itu menyatakan, ubur-ubur akan dipindah ke SeaWorld karena SeaWorld mempunyai fasilitas akuarium ubur-ubur.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua Pusing Ajari Anak Selama Pandemi Corona, Kak Seto: Jangan Posisikan Diri Seperti Guru

Orangtua Pusing Ajari Anak Selama Pandemi Corona, Kak Seto: Jangan Posisikan Diri Seperti Guru

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Kak Seto Sebut RT RW Harus Kreatif Cegah Anak-anak Beraktivitas di Luar Rumah

Selama Pandemi Corona, Kak Seto Sebut RT RW Harus Kreatif Cegah Anak-anak Beraktivitas di Luar Rumah

Megapolitan
Keluarganya Positif Covid-19, Dua Anak di Sawah Besar Isolasi Mandiri

Keluarganya Positif Covid-19, Dua Anak di Sawah Besar Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ramayana Depok Buka Kemungkinan Rekrut Kembali Karyawan yang Kena PHK di Tengah Pandemi Corona

Ramayana Depok Buka Kemungkinan Rekrut Kembali Karyawan yang Kena PHK di Tengah Pandemi Corona

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Sudinhub Jakbar Kurangi Petugas di Lapangan

Cegah Penyebaran Virus Corona, Sudinhub Jakbar Kurangi Petugas di Lapangan

Megapolitan
Diprotes Warga, Lippo Pastikan RS Covid-19 Dekat Apartemen Tak Bahayakan Penghuni

Diprotes Warga, Lippo Pastikan RS Covid-19 Dekat Apartemen Tak Bahayakan Penghuni

Megapolitan
Banyak Orangtua Kerja di Rumah, Kak Seto Sebut Itu Kesempatan Mahal untuk Akrab dengan Anak

Banyak Orangtua Kerja di Rumah, Kak Seto Sebut Itu Kesempatan Mahal untuk Akrab dengan Anak

Megapolitan
Andalkan Kebijakan yang Telah Berjalan, Bekasi Belum Ajukan PSBB

Andalkan Kebijakan yang Telah Berjalan, Bekasi Belum Ajukan PSBB

Megapolitan
Pedagang Ayam Potong di Kramatjati Terima Banyak Pesanan Online Saat Pandemi Covid-19

Pedagang Ayam Potong di Kramatjati Terima Banyak Pesanan Online Saat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Dituduh Curi Dompet dan HP, Seorang Transgender Tewas Dibakar di Cilincing

Dituduh Curi Dompet dan HP, Seorang Transgender Tewas Dibakar di Cilincing

Megapolitan
Wali Kota: 38 Jenazah di Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Pemulasaraan Jasad Pasien Covid-19

Wali Kota: 38 Jenazah di Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Pemulasaraan Jasad Pasien Covid-19

Megapolitan
Riza Patria Diminta Tambal Hubungan Balai Kota-Istana yang 'Kurang Akur'

Riza Patria Diminta Tambal Hubungan Balai Kota-Istana yang "Kurang Akur"

Megapolitan
Tak Sampai 3 Tahun Jabat Wagub DKI, Riza Patria Diragukan Mampu Berbuat Banyak

Tak Sampai 3 Tahun Jabat Wagub DKI, Riza Patria Diragukan Mampu Berbuat Banyak

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 120 Pegawai di Ramayana Depok Kena PHK

Dampak Covid-19, Sebanyak 120 Pegawai di Ramayana Depok Kena PHK

Megapolitan
[UPDATE]: Depok Tambah 1 Pasien Positif Covid-19 dan 3 Suspect Wafat

[UPDATE]: Depok Tambah 1 Pasien Positif Covid-19 dan 3 Suspect Wafat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X