Satu Akuarium di SeaWorld Berisi Sampah, Ini Penjelasan Pengelola

Kompas.com - 18/12/2018, 14:39 WIB
Akuarium berisi sampah di SeaWorld Ancol yang menjadi sarana kampanye peduli lingkungan, Selasa (18/12/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Akuarium berisi sampah di SeaWorld Ancol yang menjadi sarana kampanye peduli lingkungan, Selasa (18/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Sebuah akuarium di SeaWorld Ancol terlihat diisi berbagai jenis sampah. Tak ada satu ekor ikan pun yang terlihat hidup di dalam akuarium tersebut.

VP SeaWorld Ancol Rika Sudranto menjelaskan, akuarium tersebut sengaja diisi sampah karena ditujukan untuk menyadarkan bahaya sampah bagi ekosistem laut.

"Kesadaran yang coba dibangkitkan adalah bahwa sering kali biota laut seperti ikan dan penyu mengira plastik sebagai ubur-ubur sehingga termakan dan mengakibatkan kematian" kata Rika kepada wartawan, Selasa (18/12/2018).

Baca juga: Melihat Cantiknya Ubur-ubur di Jellyfish Sphere SeaWorld Ancol


Dari pengamatan Kompas.com, akuarium itu berada di antara akuarium-akuarium lain yang berisi ikan.

Sampah yang berada di akuarium tersebut didominasi sampah plastik seperti sedotan dan kantong plastik. Ada juga sampah berupa botol kaca dan kaleng minuman.

Rika menambahkan, pihaknya juga memasang ornamen berbentuk ubur-ubur yang terbuat dari botol plastik di sejunlah sudut area SeaWorld Ancol.

"Kami mengangkat sampah plastik dan ubur-ubur sebagai informasi untuk bagaimana mengedukasi masyarakat tentang kepedulian terhadap pantai dan lautan," ujar Rika.

Baca juga: SeaWorld Ancol Luncurkan Jellyfish Sphere Berisi 1.000 Ubur-ubur

Bersamaan dengan itu, hari ini SeaWorld Ancol juga meluncurkan wahana baru yang diberi nama Jellyfish Sphere. Wahana tersebut memamerkan 10.000 ekor ubur-ubur dari lima jenis berbeda.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Normalisasi Sungai, DKI Siapkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Megapolitan
Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Warga Papua di Jakarta Diimbau Tak Terprovokasi Informasi di Medsos

Megapolitan
Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Ombudsman Duga Ada Pungli pada Kasus Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Megapolitan
Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Megapolitan
MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

MA Batalkan Kebijakan DKI Tutup Jalan demi Tempat Berdagang PKL

Megapolitan
Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Bekasi Akan Diuntungkan secara Keuangan apabila Gabung DKI

Megapolitan
Sekda Tangsel Muhamad Bantah Mulai Blusukan untuk Pilkada 2020

Sekda Tangsel Muhamad Bantah Mulai Blusukan untuk Pilkada 2020

Megapolitan
25 Hari Listrik dan Air di Apartemen Mediterania Dimatikan, Ini Masalahnya...

25 Hari Listrik dan Air di Apartemen Mediterania Dimatikan, Ini Masalahnya...

Megapolitan
Wali Kota Pepen Disarankan Bikin Referendum Berkait Wacana Bekasi Gabung Jakarta

Wali Kota Pepen Disarankan Bikin Referendum Berkait Wacana Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Kala Pelanggan Setia Mengenang Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki

Kala Pelanggan Setia Mengenang Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Pengemudi Taksi Online Unjuk Rasa di Balai Kota Tuntut Pengecualian Ganjil Genap

Pengemudi Taksi Online Unjuk Rasa di Balai Kota Tuntut Pengecualian Ganjil Genap

Megapolitan
Dituduh Ganggu Ketertiban Umum, Ustaz Abdul Somad Dilaporkan ke Polisi

Dituduh Ganggu Ketertiban Umum, Ustaz Abdul Somad Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Ini Kondisi Bantaran Kali Ciliwung Pasca Pembongkaran Tanah Reklamasi...

Ini Kondisi Bantaran Kali Ciliwung Pasca Pembongkaran Tanah Reklamasi...

Megapolitan
Jika digusur, Warga Bantaran Kali Ciliwung Pilih Ganti Rugi daripada Pindah ke Rusun

Jika digusur, Warga Bantaran Kali Ciliwung Pilih Ganti Rugi daripada Pindah ke Rusun

Megapolitan
Terkena Revitalisasi, Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki Ditutup

Terkena Revitalisasi, Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki Ditutup

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X