Beroperasi Februari 2019, Ini 5 Fakta LRT Velodrome-Kelapa Gading

Kompas.com - 20/12/2018, 09:30 WIB
Suasana uji coba Light Rail Transit (LRT) Jakarta di Stasiun Velodrome, Jakarta, Rabu (12/9/2018). LRT rute Velodrome hingga Kelapa Gading tersebut sedang dilakukan uji coba terbatas tahap I yang berlangsung hingga 14 September 2018.MAULANA MAHARDHIKA Suasana uji coba Light Rail Transit (LRT) Jakarta di Stasiun Velodrome, Jakarta, Rabu (12/9/2018). LRT rute Velodrome hingga Kelapa Gading tersebut sedang dilakukan uji coba terbatas tahap I yang berlangsung hingga 14 September 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT LRT Jakarta menargetkan light rail transit (LRT) Velodrome-Kelapa Gading beroperasi pada Februari 2019.

Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 90 persen.

Kompas.com merangkum lima fakta mengenai moda transportasi massal yang akan beroperasi pada rute Velodrome-Kelapa Gading tersebut:

1. Headway 5 hingga 15 menit

Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono mengatakan, LRT Jakarta akan beroperasi setiap hari.

Pada Senin-Jumat, LRT akan beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 22.00.

Baca juga: M Taufik: Saya Khawatir LRT Jadi seperti Kereta di Taman Mini...

Sementara itu, pada Sabtu dan Minggu, LRT mulai beroperasi pukul 07.00 hingga 23.00.

PT LRT Jakarta menargetkan waktu kedatangan antar kereta atau headway LRT Jakarta mencapai lima menit pada jam sibuk dan 15 menit pada waktu reguler.

Direktur Utama PT LRT Jakarta  Allan Tandiono saat pemaparan  terkait   kesiapan operasi dan pelayanan LRT Jakarta, di Gedung Thamrin City, Jakarta Pusat,  Rabu (19/12/2018).KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono saat pemaparan terkait kesiapan operasi dan pelayanan LRT Jakarta, di Gedung Thamrin City, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).
"Karena, kan, kita cost, subsidi kan semua uang pajak kalian dan saya. Kalau jam enggak sibuk enggak ada yang naik, kenapa kita kirim lima menit. Kereta datang enggak ada orang," ujar Allan saat pemaparan kesiapan operasi dan pelayanan LRT Jakarta, di Gedung Thamrin City, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).

Baca juga: Naik LRT, Waktu Tempuh Kelapa Gading-Sudirman Ditargetkan Kurang dari 1 Jam

2. Target 14.225 penumpang per hari

Untuk tahap awal, LRT menargetkan jumlah penumpang yang diangkut mencapai 14.225 penumpang per hari dengan jumlah 245-282 perjalanan.

Jumlah tersebut hanya bisa dicapai jika LRT dan bus transjakarta telah terintegrasi.

Baca juga: LRT Akan Beroperasi Setiap Hari dengan Headway 5 Menit pada Jam Sibuk

Saat ini, proses tersebut masih berlangsung, salah satunya dengan membangun jembatan penghubung antara Stasiun Velodrome dan Halte Rawamangun, Jakarta Timur.

3. Kartu sekali jalan

PT LRT Jakarta menyiapkan kartu sekali jalan bagi masyarakat yang bukan merupakan penumpang reguler LRT.

Tak seperti kartu elektronik yang diterbitkan pihak bank, kartu LRT sekali jalan ini bisa di-refund.

Penyediaan kartu tersebut untuk memberikan rasa adil bagi para penumpang yang bukan merupakan penumpang reguler LRT.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Megapolitan
Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Megapolitan
Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Megapolitan
Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Megapolitan
Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Megapolitan
Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Megapolitan
Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Anjing yang Tercebur ke Sumur di Ciracas

Petugas Damkar Evakuasi Anjing yang Tercebur ke Sumur di Ciracas

Megapolitan
Hidup Baru Korban Kebakaran Cipinang di Rusun Jatinegara Kaum

Hidup Baru Korban Kebakaran Cipinang di Rusun Jatinegara Kaum

Megapolitan
Penjelasan Singkat Wali Kota Tangerang soal Perselisihannya dengan Menkumham

Penjelasan Singkat Wali Kota Tangerang soal Perselisihannya dengan Menkumham

Megapolitan
Pengamat: Pemasangan Lagu di Lampu Merah Depok Tidak Punya Target dan Tujuan Jelas

Pengamat: Pemasangan Lagu di Lampu Merah Depok Tidak Punya Target dan Tujuan Jelas

Megapolitan
Pengamat: Tanpa Wagub, Anies Pincang Jalankan Pemerintahan DKI

Pengamat: Tanpa Wagub, Anies Pincang Jalankan Pemerintahan DKI

Megapolitan
Close Ads X