Kompas.com - 20/12/2018, 21:56 WIB
Jalur transjakarta koridor 13 dekat Halte Puri Beta 2 rusak, Selasa (27/3/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARJalur transjakarta koridor 13 dekat Halte Puri Beta 2 rusak, Selasa (27/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menagih Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang koridor 13 transjakarta Ciledug-Tendean. Ia menyebut perpanjangan ini sudah disetujui sejak 2016.

"Dari 2016 sudah ada perjanjian, kan, elevated sampai ke Ciledug, perempatan CBD. Itu kami ajukan sejak zamannya Pak Ahok, itu kurang lebih nilainya Rp 1,5 triliun," kata Arief saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018).

Sayangnya, kata Arief, dahulu ada masalah penguasaan aset.

Baca juga: Terkendala Pengadaan Lift, Halte CSW Koridor 13 Belum Beroperasi

Pemprov DKI, lanjut dia, tidak bisa memberikan dana hibah untuk membangun koridor 13 ke Tangerang lantaran ruas jalan yang akan dipakai merupakan ruas jalan provinsi.

"Banten enggak siap. Saya bilang waktu itu sama Pak Rano (mantan Gubernur Banten Rano Karno) 'Serahin aja ke kita, kita siap'," ujarnya. 

Namun, masa kepemimpinan Rano keburu habis sebelum pemindahan aset itu terealisasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Layanan Transjakarta Koridor 13 CBD Ciledug Resmi Beroperasi

Rencana ini juga tak kunjung dieksekusi Gubernur Banten yang baru, Wahidin Halim.

"Dari Pak Rano ke Pak Wahidin, jadinya setback lagi," kata Arief.

Arief mengaku sudah menanyakan kembali komitmen perpanjangan koridor 13 ke Gubernur DKI Anies Baswedan.

Baca juga: Halte Tendean Transjakarta Koridor 13 Diusulkan Dipindahkan

Ia mengatakan, perpanjangan koridor 13 bisa mengentaskan kemacetan di Jakarta Selatan.

"Ke depannya kita mau tarik lagi sampai ke Graha Raya, sampai ke Karang Tengah sampai ujungnya ke Poris. Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi," ujar Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Megapolitan
Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Megapolitan
Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Megapolitan
Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Megapolitan
Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Megapolitan
Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Megapolitan
4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.