ITF Sunter Disebut Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Kompas.com - 20/12/2018, 23:05 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji setelah upacara groundbreaking ITF Sunter, Kamis (20/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji setelah upacara groundbreaking ITF Sunter, Kamis (20/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengemukakan, fasilitas pengolahan sampah di dalam kota atau intermediate treatment facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara, merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

Menurut Isnawa, ITF Sunter sebagai yang terbesar dalam hal jumlah sampah yang bisa diolah setiap hari, yaitu sebanyak 2.200 ton.

"Yang pernah saya temukan katanya yang paling besar itu di China 3.000 ton per hari, enggak ada lagi yang lebih dari 3.000 ton. Jadi ini termasuk yang besar," kata Isnawa setelah groundbreaking ITF Sunter, Kamis (20/12/2018).

Baca juga: Anies Sebut ITF Sunter Bisa Jadi Destinasi Edukasi Pengolahan Sampah

Kendati demikian, Isnawa menyebutkan ITF sudah lazim digunakan di beberapa negara Asia Tenggara misalnya Singapura dan Malaysia.

"Singapura sudah punya lima, Malaysia saya lihat ada seperti ini tapi bukan icenerator. Di luar Singapura ada tapi skalanya hanya 300-500 ton, belum sebesar kita," ujar Isnawa.

ITF Sunter merupakan yang pertama di Indonesia meski sudah ada kota-kota yang merencanakan pembangunan fasilitas serupa. Menurut Isnawa, faktor pendanaan menjadi hambatan utama bagi kota-kota lain dalam membangun ITF.

"Kami dengar kayak Denpasar, Surabaya, Solo, tapi mereka sepertinya masih diskusi karena banyak hal yang harus dibicirakan," kata dia.

Hari ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan groundbreaking pembangunan ITF Sunter yang mampu mengolah 2.200 ton sampah setiap hari. ITF Sunter juga dapat menghasilkan listrik sebesar 35 megawatt per hari.

Pembangunan ITF Sunter menghabiskan dana sebanyak 250.000.000 dolar AS dan ditargetkan rampung dalam waktu tiga tahun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X